Jakarta, VIVA – Kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook yang menyeret nama mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim, kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, perhatian tertuju pada pernyataan pengacara kondang Hotman Paris Hutapea yang pernah menjadi kuasa hukum Nadiem.
Alih-alih membahas respons emosional maupun dukungan publik terhadap Nadiem, Hotman justru menguraikan sejumlah poin yang menurutnya menjadi inti persoalan hukum. Dalam pandangannya, perkara tersebut hanya dapat diselesaikan melalui pembuktian di pengadilan, bukan melalui opini publik ataupun simpati masyarakat.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Berikut sejumlah hal penting yang disampaikan Hotman Paris terkait kasus dugaan korupsi Chromebook.
1. Mengaku Masih Memiliki Kedekatan dengan Keluarga Nadiem
Di awal pernyataannya, Hotman mengungkapkan bahwa dirinya memiliki hubungan baik dengan keluarga Nadiem Makarim. Ia mengaku pernah bekerja bersama ayah Nadiem, Nono Anwar Makarim, selama sekitar dua dekade.
Kedekatan tersebut, menurut Hotman, membuat dirinya tetap memiliki kepedulian terhadap kasus yang kini tengah dihadapi mantan Menteri Pendidikan tersebut.
“Saudara Nadiem Makarim, saya 20 tahun satu kantor sama bapak kamu jadi saya tetap masih ada rasa sayang dan setia sama bapakmu Doktor Nono Anwar Makarim,” ungkap Hotman Paris yang dikutip dari Instagramnya pada Kamis, 2 Juli 2026.
2. Menilai Dukungan Publik Tidak Akan Menentukan Putusan
Hotman juga menegaskan bahwa berbagai upaya untuk memperoleh simpati publik tidak akan memengaruhi substansi perkara yang sedang diproses secara hukum.
Ia menilai fokus utama seharusnya diarahkan pada pembuktian di pengadilan, bukan pada upaya membangun opini melalui media sosial ataupun dukungan dari berbagai kalangan.
“Sekali lagi saya ingatkan tidak ada gunanya nangis, tidak ada gunanya melibatkan massa, tidak ada gunanya melibatkan ribuan professor, fokus ke masalah hukumnya. Masalah hukumnya hanya satu, apakah harga Chromebook itu wajar atau tidak, hanya itu,” ujar Hotman.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
3. Menyebut Inti Kasus Ada pada Kewajaran Harga Chromeboo
Menurut Hotman, perkara dugaan korupsi ini bergantung pada satu aspek yang sangat mendasar, yakni apakah harga pengadaan Chromebook dapat dinilai wajar atau justru terjadi penggelembungan harga.
Halaman Selanjutnya
Ia berpandangan bahwa apabila harga tersebut dapat dibuktikan sesuai dengan nilai yang semestinya, maka unsur kerugian negara akan sulit dibuktikan.

1 week ago
4











