9 Penyebab Pusing Setelah Berhubungan Seks dan Cara Mengatasinya

7 hours ago 1

Liputan6.com, Jakarta - Pusing setelah berhubungan seks sering kali membuat panik. Padahal, dalam banyak kasus, kondisi ini sebenarnya tidak berbahaya. Sensasi kepala berputar atau terasa ringan biasanya dipicu oleh faktor sederhana, seperti perubahan posisi tubuh, kelelahan, atau napas yang terlalu cepat.

Meski begitu, penting untuk memahami apa saja penyebab pusing setelah berhubungan seks agar Anda dan pasangan bisa mengantisipasi sekaligus mengetahui kapan harus waspada, seperti dikutip dari Healtline pada Sabtu, 11 April 2026.

1. Perubahan Posisi Tubuh yang Terlalu Cepat

Salah satu penyebab paling umum adalah perubahan posisi secara tiba-tiba, misalnya dari berbaring ke duduk atau berdiri. Kondisi ini bisa membuat aliran darah ke otak menurun sementara, sehingga memicu rasa pusing.

2. Vertigo Posisional (BPV)

Vertigo jenis ini terjadi ketika posisi kepala berubah. Anda bisa merasakan sensasi berputar, bahkan disertai mual. Meski terasa mengganggu, kondisi ini umumnya tidak berbahaya dan bisa diatasi dengan terapi sederhana.

3. Tekanan Darah Rendah

Tekanan darah bisa turun karena berbagai faktor, seperti kelelahan, dehidrasi, atau perubahan posisi tubuh. Jika tekanan darah menurun, Anda bisa merasakan pusing, lemas, hingga hampir pingsan.

4. Gula Darah Rendah

Tidak makan sebelum berhubungan atau terlalu lama beraktivitas bisa menyebabkan kadar gula darah turun. Akibatnya, tubuh terasa lemas, gemetar, dan kepala menjadi ringan.

5. Hiperventilasi

Saat berhubungan seks, napas cenderung menjadi lebih cepat. Jika tidak terkontrol, hal ini bisa menyebabkan hiperventilasi, yaitu kondisi ketika kadar karbon dioksida dalam darah menurun. Dampaknya, Anda bisa merasa pusing bahkan hingga pingsan.

6. Kecemasan atau Stres

Faktor psikologis juga berperan. Kecemasan saat berhubungan intim, terutama pada pengalaman pertama atau dalam situasi tertentu, dapat meningkatkan detak jantung dan mengganggu pola napas, sehingga memicu pusing.

7. Sakit Kepala Saat Orgasme

Dalam kasus yang jarang terjadi, orgasme dapat memicu sakit kepala hebat yang muncul tiba-tiba dan diikuti rasa pusing. Kondisi ini biasanya tidak berbahaya, tetapi tetap perlu diperhatikan jika sering terjadi.

8. Efek Samping Obat

Beberapa obat, terutama untuk disfungsi ereksi, dapat menyebabkan efek samping berupa pusing. Hal ini terjadi karena obat tersebut memengaruhi aliran darah dalam tubuh.

9. Kondisi Kesehatan Tertentu

Pada sebagian kasus, pusing setelah berhubungan bisa menjadi tanda kondisi medis tertentu, seperti gangguan jantung. Jika disertai nyeri dada, sesak napas, atau kelelahan ekstrem, sebaiknya segera periksa ke dokter.

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |