9 Perempuan Dibawa KKB di Mimika, TNI Bergerak Cari hingga ke Pelosok Papua

2 days ago 5

Senin, 24 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Jayapura, VIVATNI masih melakukan pencarian terhadap sembilan perempuan dari Jila, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, yang dibawa oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB).

Komandan Korem 173/PVB Brigjen TNI Vivin Alivianto mengatakan upaya pencarian terus dilakukan agar para warga tersebut dapat kembali berkumpul dengan keluarga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami terus berupaya mencari agar dapat memulangkan mereka dan kembali ke tengah keluarganya, " kata Brigjen TNI Vivin Alivianto kepada ANTARA, dikutip Senin, 24 Agustus 2026.

Vivin mengungkapkan, awalnya terdapat 11 perempuan yang dibawa oleh KKB. Namun, dalam kejadian tersebut dua orang menjadi korban penembakan.

Satu korban yang dipanggil mama meninggal dunia. Sementara seorang lainnya jatuh ke jurang dan baru berhasil dievakuasi pada Jumat, 21 Agustus 2026.

"Sedangkan seorang lainnya jatuh ke jurang, namun Jumat, 21 Agustus 2026, sudah dievakuasi dan dirawat di rumah sakit Timika," kata Vivin.

Insiden tersebut terjadi pada 16-17 Agustus 2026. Saat ini, TNI terus berupaya memulihkan kondisi keamanan di wilayah Jila dan sekitarnya.

Selain melakukan pemulihan keamanan, TNI bersama pemerintah daerah juga memberikan bantuan kebutuhan dasar kepada masyarakat. Salah satunya berupa makanan.

Vivin mengatakan bantuan tersebut diberikan karena warga merasa takut kembali ke kebun untuk beraktivitas setelah insiden tersebut.

Menurut dia, kelompok bersenjata yang membawa warga sipil tersebut diduga berasal dari KKB Kodap III Ndugama. Kelompok tersebut disebut memiliki akses menuju wilayah Jila dengan waktu tempuh sekitar dua hari berjalan kaki.

"Mereka yang dibawa KKB selain mama-mama juga ada anak perempuan dan berharap dapat segera dipulangkan agar berkumpul kembali dengan keluarga," kata Danrem 173/PVB Brigjen TNI Vivin Alivianto.

TNI masih berupaya mencari keberadaan sembilan perempuan tersebut sekaligus memulihkan situasi keamanan agar aktivitas masyarakat di wilayah tersebut dapat kembali berjalan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun sembilan warga yang dilaporkan disandera terdiri dari anak-anak, remaja hingga perempuan dewasa.

Mereka yakni Nemerina Wamang (17) yang dilaporkan sedang hamil muda, Alin Mesawarol yang masih duduk di kelas VI SD, Nopi Aim kelas IV SD, dan Opinte Meswaro kelas III SD. Kemudian Yonita Senawatme (18), Meria Nibilingame (15), Wena Katagame (18), Ilimin Onawame (18), serta Miante Nibilingame (13). (Ant)

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi

Dedi Mulyadi Bawa Rp4 M untuk Korban Gempa NTT, Rumah Rusak Berat Dapat Bantuan hingga Rp20 Juta

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi turun langsung membantu warga yang rumahnya rusak akibat gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan tersebut senilai Rp4 miliar.

img_title

VIVA.co.id

24 Agustus 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |