Jakarta, VIVA – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan, pemerintah akan mentransfer data ekspor yang tersedia dalam sistem Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan, kepada Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara.
Seiring dengan implementasi penugasan PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI), Airlangga mengatakan bahwa Bea Cukai akan turut terlibat dalam proses mematangkan tugas BUMN khusus ekspor tersebut.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Menurutnya, data ekspor selama ini telah tersedia dalam sistem Bea Cukai dan Indonesia National Single Window (INSW), yang merupakan platform digital terpadu satu pintu untuk mengelola proses perizinan, kepabeanan, dan dokumen terkait ekspor dan impor.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto
Photo :
- [Mohammad Yudha Prasetya]
Data yang dimaksud mencakup informasi mengenai eksportir, pemilik barang, importir, hingga pemilik barang di negara tujuan.
Data-data itu nantinya ditambahkan ke dalam sistem Danantara. Dengan demikian, Danantara dapat memiliki basis data yang dibutuhkan untuk menjalankan fungsi dalam tata kelola ekspor.
“Menambahkan datanya. Jadi data-data itu juga dimasukkan ke Danantara,” kata Airlangga di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis, 21 Mei 2026.
Sebagai informasi, PT DSI yang menjadi BUMN khusus ekspor tersebut akan berjalan dalam dua tahap.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Tahap pertama berlangsung pada periode 1 Juni sampai 31 Desember 2026, di mana DSI akan berperan sebagai penilai dan perantara bagi penjual dan pembeli untuk komoditas-komoditas tertentu yang akan diekspor.
Selanjutnya, mulai Januari 2027, DSI akan bertransformasi menjadi perusahaan trader yang membeli langsung komoditas dari eksportir, memegang barang, serta menanggung risiko perdagangan sebelum menjualnya ke pasar internasional. Dana hasil penjualan tersebut kemudian akan kembali sepenuhnya ke Indonesia. (Ant).
DSI Dibentuk, Danantara Tetap Hormati Kontrak Ekspor yang Sudah Berjalan
CIO Danantara Pandu Sjahrir mengatakan, pihaknya tetap menghormati kontrak jangka panjang pembelian komoditas SDA yang terlanjur disepakati eksportir dan pembelinya.
VIVA.co.id
21 Mei 2026

5 hours ago
1











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364675/original/098242200_1759123308-padel_3.jpg)


