VIVA – Seorang wanita berinisial M (30) diduga menjadi korban kekerasan yang dilakukan oknum polisi aktif di Jawa Tengah.
Kasus ini menyita perhatian publik lantaran korban diduga mengalami penyiksaan yang berulang selama menjalin hubungan pernikahan siri bersama terlapor.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Korban mengalami sejumlah kekerasan hingga penganiayaan yang mengakibatkan luka bakar hingga 47 persen.
M didampingi Tim Hotman 911 melaporkan kasus ini ke Bareskrim Polri pada Kamis (2/7/2026).
Kini M didampingi oleh ibunya, Sri dan kuasa hukumnya, Raden Reza Pramadia mengungkapkan kejadian yang dialami korban.
Kesedihan Ibu Korban Melihat Putrinya
Menurut penjelasan kuasa hukum M, Raden Reza Pramadia, korban kerap diminta oleh terduga pelaku untuk meracik narkoba jenis sabu.
Namun, ketika korban melakukan kesalahan, pelaku naik pitam dan menyiramnya dengan air keras atau cairan kimia bahan baku pembuat sabu tersebut.
Kemudian, terduga pelaku yang merupakan oknum polisi segera membersihkan barang bukti dan membawa korban ke rumah sakit.
Tetapi ia mengatakan bahwa korban mengalami kecelakaan motor bukan disiram air keras olehnya.
Mengetahui M sedang dirawat di rumah sakit, ibu korban, Sri segera menuju Rumah Sakit Pelabuhan Cirebon tempat korban dirawat.
Sesampainya disana, Sri justru terkejut dengan kondisi anaknya.
“Dari Tegal ke Rumah Sakit Pelabuhan (Cirebon). Saya disuruh kesana, disuruh anak saya. M kecelakaan. Jadi opininya anak saya tuh, itu kan anak saya. Mama aja yang ke sana, jadi saya ke rumah sakit. Ada temannya dia, Pak Lurah. (tanya ke Pak Lurah) ‘Pak ini anak saya kenapa? Bapak yang tahu kejadiannya’ waktu saya masuk ke ruangan anak saya,” ungkap Sri pada tayangan YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo.
“‘Saya nggak tahu bu, saya nggak tahu bu’. ‘Jangan nggak tahu, nggak tahu, kan sama Bapak berdua naik mobil, bertiga sama anak saya. Akhirnya saya tinggal, saya lihat kondisi anak saya,” sambungnya menjelaskan percakapannya dengan teman pelaku.
M (30), korban dugaan kekerasan oleh oknum polisi
Photo :
- Kolase VIVA/ Tangkapan Layar YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Sejak menuju rumah sakit, Sri tak kuasa menahan tangisnya sambil berjalan menuju ruangan putrinya.
“Saya jalan sambil nangis, sedih lah. Anak saya baju itu nempel ke kulit-kulit. Kata N bilang gini, ‘sudah ma jangan nangis’, ‘Kamu gimana nggak nangis, itu anak saya. Saya yang melahirkan. Seorang ibu nggak ada yang (menangis) kalau melihat anaknya begini’,” kata Sri.
Halaman Selanjutnya
Oleh karena itu, Sri ingin meminta keadilan untuk korban atas apa yang telah dilakukan pelaku terhadap putrinya.

2 hours ago
1










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8004128/original/059258800_1780843343-word_media_image4.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8256068/original/018149700_1781146804-20260609_153019.jpg)