Anindya Bakrie Ungkap Misi Besar Akuatik Indonesia di 12th Asian Open Water Swimming Championship 2026

11 hours ago 2

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:35 WIB

VIVA – PB Akuatik Indonesia kembali menunjukkan keseriusannya mengangkat prestasi sekaligus popularitas olahraga akuatik Tanah Air. Salah satu buktinya adalah keberhasilan membawa 12th Asian Open Water Swimming Championship 2026 ke Bali, sebuah ajang bergengsi yang diikuti 78 atlet dari 18 negara Asia.

Kejuaraan renang perairan terbuka yang berlangsung di Pantai Jimbaran, Bali, Sabtu 13 Juni 2026 itu menjadi pencapaian penting bagi PB Akuatik Indonesia dalam memperkuat posisi Indonesia di peta olahraga akuatik Asia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua Umum PB Akuatik Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, mengungkapkan bahwa kepercayaan menjadi tuan rumah tidak datang begitu saja. Organisasi yang dipimpinnya harus melalui proses panjang untuk meyakinkan World Aquatics dan federasi Asia agar Indonesia dipercaya menggelar kejuaraan tersebut.

"Ini merupakan ajang renang perairan terbuka tingkat Asia yang digelar setiap tahun. Kami berupaya keras agar Indonesia bisa menjadi tuan rumah dan akhirnya kepercayaan itu diberikan kepada Bali," ujar Anindya.

Keberhasilan menghadirkan atlet-atlet terbaik Asia ke Indonesia dinilai menjadi langkah strategis PB Akuatik Indonesia dalam mempercepat perkembangan olahraga renang nasional. Apalagi peserta yang hadir berasal dari negara-negara kuat seperti Jepang, Korea Selatan, Kazakhstan, Hong Kong, Chinese Taipei, Thailand, Malaysia, dan Singapura.

Bagi PB Akuatik Indonesia, kejuaraan ini bukan sekadar soal penyelenggaraan event internasional. Ajang tersebut juga menjadi sarana penting untuk mengukur kemampuan atlet Merah Putih menghadapi persaingan di level Asia.

Karena itu, Indonesia menurunkan enam atlet terbaiknya dengan target mampu bersaing di papan atas dan meraih podium.

Anindya menegaskan bahwa PB Akuatik Indonesia terus berupaya membangun ekosistem olahraga akuatik yang lebih kompetitif. Salah satunya dengan memperbanyak kesempatan atlet nasional tampil melawan perenang-perenang elite Asia tanpa harus bertanding di luar negeri.

Menurutnya, pengalaman bertanding di level internasional menjadi modal penting untuk meningkatkan kualitas atlet Indonesia ke depan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Target tentu ada. Kami ingin atlet-atlet Indonesia mampu bersaing dan memberikan hasil terbaik. Namun yang tidak kalah penting adalah peningkatan performa, pengalaman, serta mental bertanding mereka," katanya.

Selain mengejar prestasi, PB Akuatik Indonesia juga memanfaatkan kejuaraan ini untuk memperkenalkan olahraga renang perairan terbuka kepada masyarakat yang lebih luas.

Halaman Selanjutnya

Melalui kolaborasi dengan A.Stream Open Water Swimming Series, masyarakat umum diberikan kesempatan ikut merasakan atmosfer kompetisi melalui nomor 400 meter, 500 meter, dan estafet.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |