Arsenal Dipermalukan Bournemouth di Kandang, Arteta: Ini Menyakitkan

2 weeks ago 14

Minggu, 12 April 2026 - 10:49 WIB

VIVA – Ambisi Arsenal meraih gelar Liga Premier mendapat pukulan serius setelah kalah 1-2 dari Bournemouth dalam laga yang berlangsung di Stadion Emirates, London, Sabtu 11 April 2026. 

Kekalahan tersebut menjadi yang ketiga secara beruntun di kompetisi domestik, sekaligus membuka peluang bagi Manchester City untuk memangkas jarak di puncak klasemen. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelatih Arsenal, Mikel Arteta menyebut hasil tersebut sebagai pukulan telak bagi timnya.

Pelatih Arsenal, Mikel Arteta pusing

"Ini pukulan telak, dan sangat mengecewakan," kata Arteta dikutip VIVA.co.id dari The Independent.

"Itulah yang saya katakan kepada para pemain. Tidak ada area abu-abu. Hari ini ada beberapa hal mendasar yang kami lakukan dengan sangat buruk. Ketika Anda melakukan itu, mereka akan memanfaatkannya, dan itu menjadi sangat kacau dan sangat sulit dikendalikan,” sambungnya.

Arsenal sebenarnya datang dengan modal positif usai menang di leg pertama perempat final Liga Champions melawan Sporting Lisbon. Namun, performa di liga justru menurun. Bournemouth unggul lebih dulu melalui Junior Kroupi pada menit ke-17, sebelum Viktor Gyokeres menyamakan skor lewat penalti. Tim tamu kemudian memastikan kemenangan lewat gol Alex Scott di menit ke-74.

Kekalahan ini membuat tekanan dalam perburuan gelar semakin besar bagi Arsenal. Tim Gudang Peluru kini mengoleksi 70 poin dari 32 laga, memang masih unggul sembilan poin dari Man City di posisi kedua. Tapi, rivalnya itu baru bermain 30 kali.

Kepergian Bernardo Silva Bisa Jadi Awal Krisis Manchester City

"Kita harus introspeksi diri. Kita harus menderita. Ini menyakitkan. Ini perasaan yang mengerikan. Tapi besok adalah hari yang berbeda. Dan jika seseorang mengatakan kepada saya pada bulan Agustus, kita berada dalam posisi ini sekarang di bulan April, saya yakin kita semua akan menerimanya,” kata Arteta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Arteta juga menyoroti absennya sejumlah pemain kunci seperti Bukayo Saka, Jurrien Timber, Martin Odegaard, dan Riccardo Calafiori akibat cedera. Ia menilai kondisi tersebut memengaruhi kekuatan tim, terutama di tengah jadwal padat.

Meski demikian, pelatih asal Spanyol itu menegaskan timnya harus segera bangkit. Ia meminta para pemain melakukan evaluasi dan memperbaiki performa secara individu maupun kolektif dalam laga berikutnya.

Halaman Selanjutnya

"Apa pun yang dikatakan ketika Anda mengalami kekalahan di kandang, Anda harus menerimanya. Tidak ada alasan. Ini tentang bagaimana kita akan bangkit, pertama-tama, secara individu, dan kemudian sebagai tim untuk segera mengubahnya pada hari Rabu,” tandasnya.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |