Jumat, 10 April 2026 - 12:28 WIB
Jakarta, VIVA – Amerika Serikat (AS) akan menjadi tuan rumah pembicaraan langsung antara Lebanon-Israel pekan depan sebagai bagian dari negosiasi gencatan senjata yang sedang berlangsung.
Rencana ini dikonfirmasi langsung oleh seorang pejabat Departemen Luar Negeri AS kepada Anadolu.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Kami dapat mengonfirmasi bahwa Departemen akan menjadi tuan rumah pertemuan pekan depan untuk membahas negosiasi gencatan senjata yang sedang berlangsung dengan Israel dan Lebanon," kata pejabat tersebut, dikutip Jumat, 10 April 2026.
Menurut laporan media, delegasi AS akan dipimpin oleh Duta Besar untuk Lebanon Michel Issa, dengan Israel diwakili oleh Duta Besarnya untuk Washington , Yechiel Leiter, dan Lebanon oleh Duta Besar Nada Hamadeh-Moawad.
Sebelumnya, Presiden Lebanon Joseph Aoun mengatakan bahwa gagasan gencatan senjata dengan Israel, diikuti oleh negosiasi langsung, mulai mendapatkan momentum positif di tingkat internasional.
Militer Israel meningkatkan serangan udara di seluruh wilayah Lebanon sejak Rabu (8/4), yang menewaskan sedikitnya 303 orang dan melukai 1.150 lainnya, meskipun telah diumumkan gencatan senjata selama dua pekan antara AS dan Iran.
Sementara mediator dari Pakistan dan pihak Teheran menyatakan bahwa gencatan senjata tersebut mencakup Lebanon, Washington, namun Tel Aviv membantah hal tersebut.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Serangan mematikan Israel yang meluas di Lebanon sejak 2 Maret telah menewaskan 1.888 orang dan melukai 6.092 lainnya, menurut Kementerian Kesehatan Lebanon. (Ant)
Sumber: Anadolu
Putin Umumkan Gencatan Senjata dengan Ukraina Selama Libur Paskah
Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan gencatan senjata sehubungan dengan liburan Paskah mulai pukul 16:00 waktu Moskow (13:00 GMT atau 20:00 WIB) pada Jumat dan Sabtu
VIVA.co.id
10 April 2026

2 weeks ago
8



























