Jakarta, VIVA – Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Arrmanatha Nasir mengatakan belum ada warga negara Indonesia (WNI) dilaporkan terluka akibat serangan dari Amerika Serikat (AS) ke Iran.
"Jadi sampai saat ini, sejak beberapa waktu terakhir, walaupun sudah mulai kembali lagi serangan dari kedua belah pihak, namun alhamdulillah sampai saat ini belum adanya gangguan kepada atau apa namanya, belum ada impact kepada WNI, dalam arti yang cedera maupun yang mengalami kerugian," ucap Nasir kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis, 16 Juli 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Nasir menjelaskan, perwakilan Kementerian Luar Ngeri (Kemlu) di sekitar negara kawasan terus melaporkan perkembangan dan situasi terkini para WNI.
Laporan tersebut langsung disampaikan kepada Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono melalui sebuah grup chat.
"Ya, intinya terus setiap hari informasi seluruh perwakilan kita yang ada di kawasan berkoordinasi dan melaporkan perkembangannya, perkembangan situasi baik situasi WNI dan perkembangan kejadian-kejadian yang ada di wilayahnya masing-masing," ungkap dia.
"Dan ini laporan langsung diberikan kepada Bapak Menteri Luar Negeri, ada grup yang setiap saat itu melapor," sambungnya.
Sebelumnya diberitakan, Amerika Serikat kembali melancarkan serangan terhadap Iran pada Senin malam, 13 Juli 2026 waktu setempat. Operasi militer tersebut menjadi malam ketiga berturut-turut Washington menggempur sejumlah target militer Iran di tengah memanasnya situasi keamanan di kawasan Timur Tengah.
Komando Pusat Amerika Serikat (U.S. Central Command/CENTCOM) menyatakan operasi tersebut selesai pada pukul 22.15 waktu Pantai Timur Amerika Serikat (ET). Dalam pernyataannya, CENTCOM menyebut serangan berlangsung selama lima jam dan berhasil menghantam sejumlah sasaran militer di berbagai wilayah Iran.
Video yang dirilis CENTCOM memperlihatkan sejumlah pesawat militer lepas landas pada malam hari, peluncuran rudal jelajah dari kapal perang, hingga rekaman pengawasan hitam putih yang diklaim menunjukkan serangan terhadap target di Iran.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Namun, lokasi maupun waktu pengambilan video tersebut belum dapat diverifikasi secara independen. Selain itu, tidak ditemukan versi video yang dipublikasikan sebelum 13 Juli 2026.
Dalam unggahan resminya di platform X, CENTCOM menyatakan pasukan Amerika Serikat telah menyelesaikan gelombang terbaru serangan terhadap target militer Iran.
Halaman Selanjutnya
Menurut pernyataan tersebut, pasukan AS menyerang sejumlah lokasi yang dinilai memiliki kepentingan strategis, yakni:

4 weeks ago
9


















