Jakarta, VIVA – Seorang balita berusia 4 tahun berinisial I meninggal dunia setelah terjatuh ke dalam lubang sedalam 3,7 meter di kawasan Tebet, Jakarta Selatan. Korban sempat berhasil dievakuasi dalam kondisi masih hidup, namun nyawanya tidak tertolong saat perjalanan menuju rumah sakit.
Kapolsek Tebet AKP Ischak membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, korban sempat dievakuasi dari dalam lubang sebelum akhirnya dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Kondisi korban balita tidak tertolong," ujar AKP Ischak pada Senin, 29 Juni 2026.
Proses penyelamatan berlangsung cukup dramatis. Petugas membutuhkan waktu sekitar empat jam untuk mengeluarkan korban dari dasar lubang yang memiliki kedalaman sekitar 3,7 meter.
Korban Masih Hidup Saat Berhasil Dievakuasi
Kepala Sektor Tebet Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan, Kusnanto, mengatakan korban sebenarnya masih dalam keadaan hidup ketika berhasil diangkat dari dalam lubang.
Petugas Damkar tidak hanya melakukan proses evakuasi di lokasi kejadian, tetapi juga turut mendampingi hingga korban dibawa ke rumah sakit.
"Anggota saya yang melakukan evakuasi dan juga disaksikan oleh warga setempat, masih kondisi hidup. Jadi tidak tertolongnya dalam perjalanan ke rumah sakit," kata Kusnanto.
Korban kemudian langsung dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat. Namun, dalam perjalanan menuju rumah sakit, kondisi korban memburuk hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Terjatuh Saat Bermain di Area Pengerjaan Taman
Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Sabtu malam, 27 Juni 2026, menjelang tengah malam.
Berdasarkan keterangan dari Command Center Damkar, korban saat itu sedang bermain bersama temannya di sekitar lokasi pengerjaan taman. Tanpa disadari, korban masuk melewati pembatas seng yang terpasang di area proyek.
Saat berlari di kawasan tersebut, korban kemudian terperosok ke dalam lubang dengan kedalaman sekitar 3,7 meter.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Awal kejadian korban main dan tanpa disadari masuk ke bawah pembatas seng dan berlari di area pengerjaan taman. Ketika sedang berlari korban terperosok ke dalam lubang," demikian keterangan Command Center Damkar.
Peristiwa itu sontak membuat keluarga panik dan segera meminta bantuan petugas untuk melakukan penyelamatan.
Halaman Selanjutnya
Evakuasi Dimulai Tengah Malam

2 weeks ago
4











