Banyak Pemilik Mobil Salah Paham, Ini Arti Sebenarnya Suku Cadang OEM

2 hours ago 2

Minggu, 7 Juni 2026 - 21:50 WIB

Jakarta, VIVA – Saat mobil mulai membutuhkan perbaikan, pemilik kendaraan biasanya akan dihadapkan pada berbagai pilihan suku cadang. Salah satu istilah yang paling sering muncul adalah OEM. Sayangnya, masih banyak pemilik mobil yang salah memahami arti sebenarnya dari istilah tersebut.

Tidak sedikit yang menganggap OEM adalah suku cadang yang diproduksi langsung oleh pabrikan mobil. Padahal kenyataannya tidak selalu demikian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Disadur VIVA Otomotif dari Slashgear, Minggu 7 Juni 2026, OEM merupakan singkatan dari Original Equipment Manufacturer. Dalam industri otomotif, istilah ini merujuk pada perusahaan yang memproduksi komponen sesuai spesifikasi yang ditentukan pabrikan kendaraan.

Artinya, banyak komponen yang digunakan pada mobil sebenarnya dibuat oleh perusahaan pemasok khusus, bukan oleh merek mobil itu sendiri. Pabrikan kemudian memasang komponen tersebut di lini produksi dan menjualnya sebagai bagian dari kendaraan utuh.

Karena dibuat sesuai standar pabrikan, suku cadang OEM memiliki spesifikasi, ukuran, dan fungsi yang identik dengan komponen bawaan kendaraan saat pertama kali keluar dari dealer.

Inilah alasan mengapa banyak pemilik kendaraan memilih suku cadang OEM ketika harus mengganti komponen yang rusak. Mereka berharap mendapatkan kualitas dan performa yang sama seperti komponen asli yang digunakan saat mobil masih baru.

Meski begitu, OEM bukan satu-satunya pilihan di pasaran. Saat ini tersedia banyak produk aftermarket yang dibuat oleh perusahaan lain dan ditujukan sebagai alternatif pengganti.

Keunggulan terbesar suku cadang aftermarket biasanya terletak pada harga yang lebih terjangkau dan ketersediaan yang lebih luas. Bahkan untuk beberapa jenis komponen, produk aftermarket tertentu dapat menawarkan performa yang lebih baik dibanding komponen standar pabrikan.

Namun kualitas produk aftermarket sangat beragam. Ada yang dibuat oleh produsen ternama dengan standar tinggi, tetapi tidak sedikit pula yang kualitasnya jauh di bawah komponen OEM.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Karena itu, pemilik kendaraan sebaiknya tidak hanya terpaku pada harga saat membeli suku cadang. Reputasi merek, garansi produk, serta kecocokan dengan kendaraan juga perlu menjadi pertimbangan utama.

Hal lain yang perlu diwaspadai adalah maraknya produk palsu yang mengatasnamakan OEM. Tidak sedikit komponen yang dijual dengan klaim "OEM" padahal tidak diproduksi oleh pemasok resmi maupun tidak memenuhi standar yang ditetapkan pabrikan.

Halaman Selanjutnya

Sekilas tampilannya mungkin mirip dengan produk asli, tetapi kualitas material dan proses produksinya bisa sangat berbeda. Dalam beberapa kasus, penggunaan komponen palsu bahkan berpotensi mempercepat kerusakan kendaraan atau mengganggu keselamatan saat berkendara.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |