Berapa Lama Umur Mesin Motor? Banyak Pengendara Ternyata Masih Salah Paham

3 weeks ago 9

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:00 WIB

VIVA – Banyak pemilik motor mengira usia mesin kendaraan hanya bertahan beberapa tahun sebelum akhirnya rusak total. Padahal jika dirawat dengan benar, mesin motor modern sebenarnya bisa bertahan sangat lama bahkan hingga ratusan ribu kilometer.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Faktor perawatan, cara berkendara, hingga kualitas oli menjadi penentu utama panjang pendeknya umur mesin motor. Oleh karena itu, tidak sedikit motor lawas yang masih tetap sehat meski usianya sudah lebih dari 10 tahun.

Umur Mesin Motor Bisa Tembus ratusan Ribu Kilometer

Menurut berbagai mekanik dan pengamat otomotif, dikutip VIVA Kamis, 21 Mei 2026, rata-rata mesin motor modern dapat bertahan:

80.000 hingga 160.000 kilometer

Motor dengan kapasitas mesin besar atau premium biasanya memiliki daya tahan lebih panjang karena menggunakan material dan teknologi mesin yang lebih kuat.

Namun umur tersebut bukan angka pasti. Banyak motor mengalami kerusakan lebih cepat akibat kebiasaan buruk pemiliknya sendiri.

Oli Jadi Faktor Paling Penting

Salah satu penyebab utama mesin motor cepat rusak adalah telat mengganti oli. Oli memiliki fungsi vital untuk melumasi komponen mesin agar tidak mengalami kerusakan yang berlebihan.

Jika oli jarang diganti:

  • Mesin lebih cepat panas
  • Komponen aus lebih cepat
  • Performa menurun
  • Risiko turun mesin meningkat

Oleh karena itu, penggantian oli secara rutin menjadi langkah paling sederhana namun paling penting untuk menjaga umur mesin tetap panjang.

Cara Berkendara Juga Sangat Berpengaruh

Selain perawatan, gaya berkendara juga mempengaruhi usia mesin motor. Pengendara yang sering:

  • Memaksakan RPM tinggi
  • Menarik gas secara kasar
  • Membawa beban berlebihan
  • Jarang pemanas mesin

Sebaliknya, penggunaan motor secara normal dan stabil membuat kondisi mesin jauh lebih awet dalam jangka panjang.

Mesin motor harian seperti skuter matik dan motor bebek umumnya dirancang untuk efisiensi dan penggunaan rutin. Sementara motor sport dibuat untuk performa tinggi.

Oleh karena itu, motor sport biasanya membutuhkan:

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

  • Perawatan lebih detail
  • Penggantian oli lebih sering
  • Pengecekan komponen rutin

Jika digunakan secara ekstrem tanpa perawatan yang tepat, umur mesin motor berperforma tinggi bisa lebih pendek dibandingkan motor harian biasa.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |