Bersaing dengan Elite Asia, Pelari Indonesia Tunjukkan Mental Juara

2 weeks ago 8

Rabu, 25 Februari 2026 - 13:31 WIB

VIVA –  Atlet lari jarak jauh Indonesia kembali menunjukkan daya saing di level Asia. Dalam sepekan terakhir, skuad Merah Putih tampil kompetitif pada dua ajang bergengsi, yakni Kejuaraan Lintas Alam Asia ke-18 di Jepang dan Daegu Marathon 2026.

Berlaga di lintasan menantang Fukuoka, Sabtu 21 Februari 2026, Daniel Simanjuntak mencuri perhatian pada nomor 10 kilometer putra. Pelari asal Sumatera Utara itu sukses finis di posisi kedelapan dengan catatan waktu 31 menit 32 detik. Hasil tersebut menjadi pencapaian istimewa, mengingat Daniel menjalani debutnya di kejuaraan lintas alam tingkat Asia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Prestasi tak kalah membanggakan ditorehkan Novia Nur Nirwani di sektor putri. Atlet asal Jakarta tersebut finis di peringkat ke-12 nomor 10 kilometer dengan waktu 37 menit 40 detik. Capaian ini menegaskan kemampuan Novia untuk bersaing di papan tengah Asia pada penampilan perdananya di ajang internasional cross-country.

Tren positif atlet Indonesia berlanjut di Korea Selatan. Pada Minggu (22/2), Irma Handayani tampil impresif di Daegu Marathon 2026. Beradu dengan pelari elite dunia di ajang berlabel Gold Label, pelari asal Kalimantan Timur itu finis di posisi ke-16 dengan catatan waktu 2 jam 56 menit 01 detik, sekaligus mempertajam rekor pribadi.

Ketua Umum PB PASI, Luhut Binsar Pandjaitan, mengapresiasi perjuangan para atlet yang mampu beradaptasi dengan cuaca ekstrem serta karakter lintasan di Asia Timur.

Ia menilai keberhasilan Daniel menembus 10 besar Asia, ditambah konsistensi Novia dan Irma, menjadi bukti nyata efektivitas program try-out internasional yang dijalankan PB PASI.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Capaian di Fukuoka dan Daegu menjadi tolok ukur penting pembinaan nomor jarak jauh. Ini juga tidak lepas dari dukungan MIND ID sebagai mitra utama pembinaan atletik nasional,” ujar Luhut.

Partisipasi di Jepang dan Korea Selatan menjadi bagian dari persiapan jangka panjang menuju agenda besar tahun 2026. Data teknis dari dua ajang tersebut akan menjadi bahan evaluasi tim pelatih untuk mematangkan performa atlet Indonesia di kompetisi internasional berikutnya.

Ilustrasi lari.

Lagi Ramai Dibahas Pelari, Apa Itu Supershoe?

Dalam beberapa tahun terakhir, istilah supershoe semakin sering terdengar di kalangan pelari, baik profesional maupun rekreasional. Sepatu jenis ini kerap diperbincangkan

img_title

VIVA.co.id

19 Februari 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |