Biodiesel B50 Mulai Dipakai Nasional, Ini Perbedaannya dengan B40

2 weeks ago 7

Rabu, 1 Juli 2026 - 09:28 WIB

Jakarta, VIVA – Pemerintah resmi menerapkan mandatori biodiesel B50 mulai 1 Juli 2026 sebagai bagian dari upaya mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil impor. Kebijakan ini menjadi kelanjutan dari program B40 yang telah diberlakukan secara nasional sejak awal 2025.

Lalu, apa sebenarnya perbedaan B50 dengan B40? Jawabannya terletak pada komposisi campuran biodiesel berbahan baku minyak sawit atau Fatty Acid Methyl Ester (FAME) dengan solar berbasis minyak bumi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dikutip VIVA Otomotif dari laman Pertamina, Rabu 1 Juli 2026, pada B40 kandungan biodiesel mencapai 40 persen, sedangkan 60 persen sisanya merupakan solar fosil. Sementara pada B50, porsi biodiesel ditingkatkan menjadi 50 persen sehingga komposisinya kini seimbang dengan kandungan solar berbasis minyak bumi.

Meski terlihat sederhana, penambahan porsi biodiesel tersebut menjadi langkah penting dalam program transisi energi nasional. Semakin besar kandungan biodiesel, semakin sedikit kebutuhan solar berbasis minyak bumi yang harus dipenuhi melalui impor.

Selain mengurangi impor BBM, pemerintah juga ingin meningkatkan pemanfaatan minyak sawit produksi dalam negeri. Kebijakan ini diharapkan mampu menghemat devisa negara sekaligus memberikan nilai tambah bagi industri kelapa sawit nasional.

Bagi pemilik kendaraan diesel, perubahan dari B40 ke B50 tidak berarti harus mencari jenis bahan bakar baru di SPBU. Program ini bersifat mandatori sehingga badan usaha penyedia BBM akan menyalurkan solar yang telah dicampur biodiesel sesuai ketentuan pemerintah.

Pemerintah menyebut penerapan B50 telah didahului serangkaian pengujian pada berbagai jenis kendaraan dan mesin. Uji coba dilakukan pada mobil penumpang, truk, bus, alat berat, kereta api hingga kapal untuk memastikan campuran baru tersebut tetap memenuhi aspek performa dan keandalan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski demikian, pemilik kendaraan diesel tetap disarankan mengikuti rekomendasi pabrikan terkait penggunaan bahan bakar. Perawatan berkala, terutama pada sistem bahan bakar dan filter solar, juga perlu dilakukan sesuai jadwal agar performa mesin tetap optimal.

Sebelum B50 diterapkan, Indonesia telah melalui beberapa tahapan peningkatan campuran biodiesel. Program tersebut dimulai dari B20 pada 2018, kemudian B30 pada 2020, B35 pada 2023, B40 pada 2025, dan kini meningkat menjadi B50 mulai 1 Juli 2026.

Ilustrasi Samsat untuk pembayaran pajak kendaraan bermotor.

Daftar Provinsi yang Berlakukan Pemutihan Pajak Kendaraan pada Juli 2026 Spam

Masih ada sejumlah pemerintah provinsi yang memberikan keringanan bagi pemilik kendaraan bermotor melalui program pemutihan pajak. Hal ini bisa dimanfaatkan masyarakat.

img_title

VIVA.co.id

1 Juli 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |