VIVA – Persib Bandung meraih kemenangan 2-1 atas Persijap Jepara pada pekan ketiga Super League 2026/2027 di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Minggu 20 September 2026 malam WIB.
Meski Persib membawa pulang tiga poin, sejumlah Bobotoh menyoroti penampilan kiper Teja Paku Alam, terutama ketika membangun serangan dari lini belakang.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Pada laga tersebut Persib sempat tertinggal lebih dulu setelah Jose Antonio Ruiz Lopez mencetak gol melalui eksekusi penalti pada menit ke-13. Penalti diberikan setelah bola hasil tendangan Lopez mengenai tangan Ikhwan Ali Tanamal di dalam kotak penalti.
Pemain Persib Bandung, Thom Haye
Persib kemudian menyamakan kedudukan melalui Thom Haye pada menit ke-21. Gelandang Timnas Indonesia tersebut mencetak gol melalui sundulan setelah menerima umpan silang dari Ikhwan Ali Tanamal.
Memasuki babak kedua, Persib berbalik unggul pada menit ke-55 melalui Uilliam Barros Pereira. Gol tersebut lahir setelah terjadi kesalahan di lini belakang Persijap dan Barros memanfaatkan bola yang berada di depan gawang.
Persijap sempat mencetak gol penyama kedudukan melalui Yaya Sogodogo. Namun, gol tersebut dianulir setelah wasit melakukan pengecekan VAR dan menilai terjadi handball dalam proses terciptanya gol.
Persib juga sempat mencetak gol tambahan melalui Luka Menalo. Namun, gol tersebut tidak disahkan karena Menalo dinilai berada dalam posisi offside. Hingga pertandingan berakhir, skor tetap 2-1 untuk kemenangan Persib.
Di tengah kemenangan tersebut, sejumlah Bobotoh menyampaikan kritik terhadap Teja Paku Alam melalui kolom komentar unggahan Full Time di Instagram resmi Persib Bandung.
Sorotan terutama diarahkan pada kemampuan Teja ketika menerima bola dari pemain belakang dan mengambil keputusan saat mendapat tekanan dari pemain lawan.
Kiper Persib, Teja Paku Alam.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Teja, sepertinya harus belajar lagi teknik pengambilan keputusan. Hampir setiap laga ketika dapat bola passing dari defender, pasti selalu bingung dan ragu-ragu, sampai sudah mentok kena press lawan baru passing ke Patricio,” komentar salah seorang Bobotoh.
Bobotoh tersebut juga menyoroti keputusan Teja ketika memilih menendang bola setelah mendapat tekanan. Menurutnya, situasi itu beberapa kali membuat bola tidak terarah dan berpotensi membahayakan Persib.
Halaman Selanjutnya
Komentar tersebut kemudian mendapat tanggapan dari Bobotoh lainnya. Kali ini Teja dinilai perlu mengasah kemampuan build-up.

2 days ago
8





















