Bos Percetakan di Jakpus yang Sekap 3 Karyawan Kini Lapor Balik Korbannya ke Polisi

2 weeks ago 2

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:52 WIB

Jakarta, VIVA – Perkembangan baru muncul dalam kasus penyekapan tiga karyawan percetakan di kawasan Senen, Jakarta Pusat.

Di tengah proses hukum yang menjerat pemilik usaha sebagai tersangka, pihak percetakan justru melaporkan balik ketiga korban ke polisi. Laporan tersebut kini tengah diproses Polres Metro Jakarta Pusat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dugaan tindak pidana yang dilaporkan berkaitan dengan hilangnya pelat percetakan yang sebelumnya disebut menjadi pemicu penyekapan.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Pusat Ajun Komisaris Besar Polisi Roby Heri Saputra membenarkan adanya laporan dari pihak percetakan.

"Iya bener ada laporan," tuturnya, Rabu, 1 Juli 2026.

Ia mengatakan penyidik masih mempelajari laporan tersebut sebelum menentukan langkah hukum selanjutnya.

"Laporan terkait pencurian," kata dia.

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Metro Jakarta Pusat, Inspektur Polisi Dua Erlyn Sumantri menambahkan laporan itu dibuat pada Selasa, 30 Juni 2026. Ketiga mantan karyawan yang sebelumnya menjadi korban penyekapan kini tercatat sebagai pihak terlapor.

Menurut Erlyn, laporan tersebut berkaitan dengan dugaan pencurian pelat percetakan yang diduga dilakukan ketiganya.

"Betul (terlapor tiga orang karyawannya)," kata Erlyn.

Sebelumnya diberitakan, tiiga pekerja sebuah percetakan di kawasan Bungur, Senen, Jakarta Pusat, diduga menjadi korban penyekapan selama hampir tiga pekan setelah dituduh mencuri pelat cetak.

Tak hanya itu, keluarga para korban juga diduga dimintai uang tebusan sebesar Rp50 juta dengan janji para pekerja tersebut akan dibebaskan.

Kasus ini terungkap setelah polisi menerima laporan dugaan penyekapan di sebuah percetakan di Jalan Kalibaru Timur, Bungur, Senen, Jakarta Pusat, pada Jumat, 26 Juni 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kapolsek Senen Komisaris Polisi Widodo Saputro mengatakan, saat petugas tiba di lokasi, tiga korban ditemukan dalam kondisi yang memprihatinkan. Mereka adalah TS (24), MRJ (20), dan AS (19).

"Pada saat petugas yang mendatangi lokasi menemukan tiga korban dalam kondisi kaki diborgol dan diikat menggunakan tali baja serta rantai besi," katanya kepada wartawan, Sabtu, 27 Juni 2026.

Taufik Hidayat pelaku penyekapan di Bandung

Rekaman CCTV Taufik Hidayat Check-in Sama Cewek Lain di Hotel saat Masih Sekap YTR

Kasus yang menjerat Taufik Hidayat terus memunculkan fakta-fakta baru. Setelah sebelumnya menjadi sorotan publik karena diduga menganiaya sekaligus menyekap kekasihnya.

img_title

VIVA.co.id

1 Juli 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |