Brand Label Thanksinsomnia Nonaktifkan Mohan Hazian Buntut Kasus Dugaan Pelecehan Seksual

4 weeks ago 5

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:32 WIB

Jakarta, VIVA –Label fashion Thanksinsomnia resmi menonaktifkan Mohan Hazian. Keputusan ini diambil managemen label fashion tersebut menyusul dengan dugaan pelecehan seksual yang menyeret nama Mohan Hazian.

Kabar ini diumumkan langsung oleh pihak Thanksinsomnia melalui akun Instagram resmi mereka Senin malam 9 Februari 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

”Menanggapi isu yang beredar dan melibatkan brand Thanksinsomnia kami dari pihak manajemen ingin menyampaikan klarifikasi secara resemi. Perlu kami tegaskan bahwa isu yang berkaitan dengan saudara Mohan Hazian merupakan masalah pribadi yang bersangkutan tidak lagi aktif secara hubungan kerjasama dan kepemilikan atas nama brand Thanksinsomnia, baik secara operasional maupun profesional,” demikian keterangan resmi label fashion tersebut dikutip Selasa 10 Februari 2026.

Dalam surat yang juga ditanda tangani oleh Mohan Hazian dengan materai itu juga menegaskan bahwa per 9 Februari yang bersangkutan sudah dinonaktifkan dari segala aktivitas selanjutnya dari brand tersebut.

”Terhitung sejak pernyataan ini diterbitkan pada 9 Februari 2026, pihak manajemenThanksinsomnia memutuskan untuk menonaktifkan pihak terkait dan segala aktivitas selanjutnya. Terma kasih atas perhatian, pengertian dan dukungan yang diberikan. Hormat kami, manajemen Thanksinsomnia,” demikian keterangan resmi mereka.

Klarifikasi Mohan Hazian

Selasa pagi, Mohan kembali merilis klarifikasi terkait dengan isu dugaan pelecehan seksual yang menyeret namanya. Dalam keterangannya, Mohan menyampaikan bahwa ia menyadari sebagai manusia dirinya memiliki berbagai keterbatasan dan pernah mengambil keputusan yang keliru di masa lalu, yang berdampak luas. Namun demikian, Mohan menegaskan bahwa ia bukan pelaku pelecehan seksual sebagaimana yang dituduhkan kepadanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

”Saya juga menyadari bahwa sebagai manusia saya memiliki banyak kekurangan dan pernah mengambil keputusan di masa lalu yang tidak bijak serta berdampak luas. Namun yang harus saya garis bawahi saya tidak seperti yang dituduhkan. Saya bukan seorang pemerkosa dan saya tidak pernah memperkosa siapapun,” tulis dia.

Ia mengakui bahwa kesalahan yang pernah terjadi di masa lalu merupakan kekhilafannya. Peristiwa tersebut, menurutnya, telah memberi dampak besar bagi istri dan anaknya. Ia menegaskan bahwa tindakan itu sepenuhnya merupakan kesalahannya sendiri dan tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun.

Halaman Selanjutnya

”Semua kesalahan yang terjadi di masa lalu adalah murni kekhilafan saya dengan wanita lain. Namun, kejadian tersebut sudah memberikan impact kepada istri dan anak saya. Itu murni kesalahan yang saya lakukan dan tidak dapat dibenarkan dengan cara apapun, bagaimanapun,” tulis dia.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |