Jakarta, VIVA – Markas Besar Polri angkat bicara setelah Brigadir Jenderal Polisi Lalu Muhammad Iwan Mahardan (LMI) ditetapkan sebagai tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) oleh Kejaksaan Agung (Kejagung).
Polri menegaskan menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan memastikan tidak akan memberikan perlakuan istimewa terhadap anggotanya yang terlibat tindak pidana.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri, Inspektur Jenderal Polisi Johnny Eddizon Isir mengatakan institusinya mendukung langkah penegakan hukum yang dilakukan Kejagung dalam mengusut perkara dugaan korupsi Program MBG periode 2025–2026.
“Polri mendukung dan menghormati proses penegakan hukum dalam kasus korupsi MBG yang dilakukan Kejaksaan Agung,” tutur dia, Kamis, 3 Juli 2026.
Johnny menegaskan, Korps Bhayangkara berkomitmen menindak setiap personel yang terbukti melakukan pelanggaran hukum. Menurut dia, tidak ada ruang bagi impunitas di tubuh Korps Bhayangkara.
“Polri bersikap tegas sesuai ketentuan kedinasan yang berlaku dan berkomitmen tidak ada impunitas terhadap setiap individu personel Polri yang melakukan tindak pidana,” tuturnya.
Sebelumnya diberitakan, penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali memperluas pengusutan dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kali ini, seorang polisi aktif ikut terseret dan resmi ditetapkan sebagai tersangka.
Polisi tersebut adalah Brigadir Jenderal Polisi Lalu Muhammad Iwan Mahardan (LMI), yang sebelumnya menjabat Kepala Biro Hukum dan Humas Badan Gizi Nasional (BGN). Saat ini, LMI diketahui mengemban tugas sebagai Sekretaris Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama BGN.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Penetapan itu diumumkan Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Syarief Sulaeman Nahdi, usai penyidik menyimpulkan telah mengantongi alat bukti yang cukup.
"Satu orang tersangka lagi yaitu saudara LMI. Ini yang menjabat selaku Kepala Biro Hukum dan Humas BGN itu sampai Maret 2025 dan saat ini selaku Sekretaris Deputi bidang promosi dan kerja sama pada BGN ya," tuturnya, Kamis, 2 Juli 2026.
Usai Brigjen Polisi Jadi Tersangka, Kini Kolonel TNI Aktif Terseret Kasus Korupsi MBG
Pengusutan dugaan korupsi tata kelola Program MBG memasuki babak baru. Setelah menetapkan 7 tersangka, Kejagung kini mengungkap adanya dugaan keterlibatan prajurit TNI.
VIVA.co.id
2 Juli 2026

1 week ago
5











