Bukan Film Sci-Fi, Astronaut NASA Kini Pakai Smartphone di Luar Angkasa

4 weeks ago 9

Selasa, 10 Februari 2026 - 10:10 WIB

Jakarta, VIVA - Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat atau NASA resmi mengizinkan astronaut membawa ponsel pintar atau smartphone pribadi dalam misi luar angkasa berawak.

Kebijakan ini mulai diterapkan pada misi Crew-12 ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) pertengahan bulan ini, serta misi Artemis II yang dijadwalkan meluncur Maret 2026. Administrator NASA Jared Isaacman menyebut penggunaan ponsel pintar memberi fleksibilitas lebih bagi kru untuk mendokumentasikan misi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami memberi kru alat untuk menangkap momen spesial bagi keluarga mereka dan berbagi gambar serta video yang menginspirasi dengan dunia,” ujarnya, seperti dikutip dari situs QZ, Selasa, 10 Februari 2026.

Langkah ini menandai perubahan pendekatan NASA yang selama ini mengandalkan kamera khusus seperti Nikon DSLR dan GoPro.

NASA menilai smartphone menawarkan teknologi kamera canggih dalam perangkat ringkas yang sudah akrab digunakan astronaut, sekaligus mempercepat proses kualifikasi perangkat keras atau hardware.

Smartphone dinilai mampu mendukung dokumentasi ilmiah dan visual tanpa mengganggu jadwal misi yang padat. Kebijakan ini juga berpotensi menjadikan Artemis II sebagai misi berawak pertama ke orbit Bulan sejak 1972 yang terdokumentasi menggunakan ponsel pintar.

Meski demikian, NASA menegaskan penggunaan perangkat pribadi tetap berada di bawah aturan keselamatan misi yang ketat, dengan prioritas utama pada integritas operasional.

Secara teknis, ponsel pintar modern seperti iPhone atau flagship Samsung menawarkan keunggulan melalui integrasi sensor canggih, stabilisasi gambar, dan lensa ultra-wide. Fitur-fitur tersebut tersedia dalam satu perangkat ringkas yang sudah sangat dikuasai oleh para astronaut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keluasan fungsi ini memungkinkan kru menangkap momen spontan tanpa mengganggu jadwal tugas misi yang padat. Penggunaan perangkat yang sudah sehari-hari dipakai juga mengurangi ketergantungan pada peralatan khusus yang lebih berat dan rumit.

Meskipun ponsel pintar pernah mencapai ruang angkasa dalam misi komersial, ini merupakan pertama kalinya perangkat pribadi disetujui untuk misi resmi pemerintah. Hal ini memberikan dimensi baru bagi dokumentasi misi utama NASA di masa depan.

Bumi dilihat dari luar angkasa.

Singapura Melirik Luar Angkasa

Singapura juga telah mengalokasikan lebih dari US$157 juta (Rp2,6 triliun) sejak 2022 untuk proyek penelitian dan pengembangan ruang angkasa. Bukan itu saja.

img_title

VIVA.co.id

2 Februari 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |