Buntut Lagu Kontroversial, Instagram Bupati Purwakarta Om Zein Banjir Kecaman Netizen: Ayo Klarifikasi!

2 weeks ago 5

Rabu, 1 Juli 2026 - 17:05 WIB

Jakarta, VIVA – Kritik yang dilontarkan Atalia Praratya terhadap lagu berbahasa Sunda "Lalaki Langit Lalanang Bejat" berbuntut panjang. Lagu yang diperkenalkan oleh Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein atau Om Zein itu terus menjadi perbincangan publik setelah dinilai mengandung lirik yang merendahkan perempuan dan tidak mencerminkan nilai-nilai budaya Sunda.

Setelah unggahan Atalia ramai dibahas di media sosial, gelombang reaksi dari warganet pun terus bermunculan. Tak sedikit netizen yang kemudian mendatangi akun Instagram Om Zein untuk menyampaikan kritik. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kolom komentar di berbagai unggahan barunya pun dipenuhi kecaman, mulai dari tudingan melecehkan perempuan hingga desakan agar sang bupati segera memberikan klarifikasi terkait lagu yang menuai polemik tersebut.

Berawal dari Kritik Atalia Praratya

Sebelumnya, Atalia Praratya mengaku tidak menemukan makna yang menunjukkan penghormatan terhadap perempuan dalam lirik lagu tersebut. "Jujur, saya tidak habis pikir. Sepositif apa pun saya mencoba memaknai lagu ini, saya tidak menemukan sedikit pun ruang untuk menganggap lirik ini sebagai bentuk penghormatan kepada perempuan," tulis Atalia Praratya di Instagram, dikutip Rabu, 1 Juli 2026.

Menurut Atalia, persoalan lagu tersebut bukan sekadar soal kebebasan berekspresi, tetapi juga menyangkut nilai budaya Sunda yang selama ini menjunjung tinggi sikap saling menghormati. "Dari begitu banyak pilihan kata dalam Bahasa Sunda yang indah... Dari begitu banyak pesan yang bisa mengangkat nilai kehidupan... Mengapa justru narasi seperti ini yang dipilih?"

"Sebodoh apa pun saya memahami Budaya Sunda, saya tahu bahwa Budaya Sunda dibangun di atas nilai silih asih, silih asah, silih asuh, silih wawangi.. Dan saya percaya, Budaya Sunda tidak pernah mengajarkan kita untuk menertawakan beban biologis seorang perempuan," jelas Atalia Praratya.

Ia juga mempertanyakan mengapa narasi yang dinilainya patriarkal justru muncul dari seorang kepala daerah.."Hari ini kita mati-matian melawan budaya patriarki yang merendahkan perempuan. Namun mengapa justru narasi yang sangat patriarkal lahir dari karya seorang kepala daerah?" pungkasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Instagram Om Zein Diserbu Netizen

Tak lama setelah kritik Atalia viral, akun Instagram Om Zein dibanjiri komentar dari warganet. Banyak netizen mengecam lagu ciptaan Bupati Purwakarta tersebut karena dinilai melecehkan perempuan. Sebagian lainnya mendesak Om Zein segera memberikan penjelasan kepada publik.

Halaman Selanjutnya

"Punten, Om Zein, dilahirkeun tinu rahim naon? Bertanya dengan nada lalaki," kata netizen di kolom komentar. 

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |