Jakarta, VIVA – Memarkir mobil di area terbuka saat cuaca terik sering kali membuat suhu kabin meningkat drastis. Tak sedikit pengemudi yang harus menunggu beberapa menit sebelum merasa nyaman karena udara di dalam mobil terasa seperti oven.
Kondisi tersebut ternyata bisa dikurangi dengan cara yang cukup sederhana. Berdasarkan pengujian yang dilakukan klub otomotif Jerman ADAC, dikutip VIVA Otomotif Rabu 1 Juli 2026, penggunaan pelindung dari luar mobil menjadi metode paling efektif untuk menekan kenaikan suhu di dalam kabin.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Pelindung yang dimaksud adalah penutup yang menutupi seluruh kaca serta sebagian atap mobil dari bagian luar. Cara ini mampu menghalangi panas matahari sebelum menembus kaca, sehingga suhu udara di dalam kabin dapat berkurang sekitar 10 derajat Celsius dibandingkan mobil yang dibiarkan tanpa perlindungan.
Jika tidak memiliki penutup penuh, alternatif lain adalah menggunakan pelindung reflektif yang dipasang di bagian luar kaca depan. Hasil pengujian menunjukkan metode ini juga mampu mengurangi panas secara signifikan karena sinar matahari dipantulkan sebelum masuk ke dalam kabin.
Sebaliknya, sunshade lipat yang dipasang di bagian dalam kaca depan memang masih memberikan manfaat, tetapi efeknya terhadap penurunan suhu udara di kabin tidak terlalu besar. Meski begitu, aksesori ini tetap efektif melindungi permukaan dashboard dan setir agar tidak terlalu panas saat disentuh.
Dalam pengujian tersebut, suhu setir yang terlindungi dari paparan sinar matahari langsung bisa lebih rendah hingga puluhan derajat dibandingkan setir yang dibiarkan terbuka. Hal ini membuat pengemudi lebih nyaman ketika langsung menggunakan mobil setelah parkir.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Selain menggunakan pelindung kaca, kaca film juga berperan membantu mengurangi panas, terutama pada bagian belakang kabin. Kaca film mampu menurunkan suhu permukaan jok belakang sehingga lebih nyaman bagi penumpang, meski pengaruhnya terhadap suhu udara secara keseluruhan tidak terlalu besar.
Warna bodi mobil juga memengaruhi panas yang terserap. Mobil berwarna gelap cenderung menyerap lebih banyak panas dibandingkan warna terang, sehingga suhu kabin dapat menjadi lebih tinggi ketika diparkir di bawah sinar matahari dalam waktu lama.
Halaman Selanjutnya
Setelah kembali ke mobil, sebaiknya jangan langsung menyalakan AC dengan seluruh kaca tertutup rapat. Bukalah pintu atau jendela selama beberapa saat agar udara panas yang terperangkap di dalam kabin keluar lebih dulu, baru kemudian nyalakan AC agar proses pendinginan menjadi lebih cepat dan efisien.

2 weeks ago
5











