CCTV Rekam Detik-detik Taufik Hidayat Antar YTR ke RSHS, Kecurigaan Tim Medis Jadi Awal Terbongkarnya Kasus

5 hours ago 1

Sabtu, 27 Juni 2026 - 20:54 WIB

Jakarta, VIVA – Rekaman kamera pengawas (CCTV) menjadi salah satu bagian penting dalam pengungkapan kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan yang dialami YTR di Kabupaten Bandung. Dalam konferensi pers yang digelar Polda Jawa Barat, polisi memperlihatkan momen ketika tersangka Taufik Hidayat membawa korban ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) sebelum kasus tersebut akhirnya terungkap ke publik.

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan menjelaskan, rekaman CCTV menunjukkan tersangka datang ke rumah sakit pada dini hari bersama korban. Saat itu, Taufik tidak sendirian karena didampingi seorang saksi yang merupakan penjaga kos tempat korban sebelumnya berada.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Terlihat dari CCTV bahwa pelaku dengan mengenakan topi putih dini hari mengantarkan korban ditemani satu saksi dari penjaga rumah," kata Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan yang dikutip dari Instagram @tvonenews pada Sabtu, 27 Juni 2026. 

Setibanya di rumah sakit, korban langsung menjalani pemeriksaan awal di Instalasi Gawat Darurat (IGD). Dari proses inilah, tim medis mulai menemukan berbagai kondisi yang dinilai tidak wajar sehingga memunculkan dugaan bahwa korban mengalami kekerasan serius.

Kecurigaan Tim Medis Jadi Titik Awal Pengungkapan Kasus

Menurut penjelasan Kapolda, kewaspadaan tenaga kesehatan di RSHS menjadi faktor penting yang akhirnya membuka jalan bagi aparat kepolisian untuk mengusut kasus tersebut.

Setelah melakukan pemeriksaan awal terhadap kondisi korban, pihak rumah sakit menilai terdapat sejumlah kejanggalan yang tidak bisa diabaikan. Tim medis kemudian mengambil langkah dengan menghubungi aparat berwenang agar dilakukan penanganan lebih lanjut.

Respons cepat dari tenaga kesehatan itu mendapat apresiasi dari Polda Jawa Barat. Polisi menilai kejelian tim medis menjadi salah satu alasan kasus yang diduga berlangsung selama bertahun-tahun tersebut akhirnya berhasil terungkap.

Polisi Dalami Dugaan Kekerasan Berulang

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seiring berjalannya penyidikan, polisi menduga YTR mengalami berbagai bentuk kekerasan selama berada bersama tersangka. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, korban diduga mengalami penganiayaan secara berulang menggunakan tangan kosong, benda tumpul, hingga benda tajam.

Kapolda Jawa Barat juga mengungkapkan bahwa korban diduga beberapa kali disundut menggunakan rokok serta dikurung di dalam kamar dalam kondisi tidak berdaya.

Halaman Selanjutnya

Hasil pemeriksaan medis menunjukkan korban mengalami luka berat di sejumlah bagian tubuh yang diduga merupakan dampak dari kekerasan yang berlangsung dalam waktu lama.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |