Cerita Haru Arteta Saat Arsenal Juara

4 hours ago 1

Kamis, 21 Mei 2026 - 21:48 WIB

VIVA – Mikel Arteta ternyata tidak menyaksikan langsung momen Arsenal memastikan gelar juara Liga Inggris 2025/2026. Sang pelatih justru memilih menjauh dari layar televisi sebelum akhirnya mendapat kabar spesial dari putranya sendiri.

Arsenal resmi menjadi kampiun Premier League usai Manchester City gagal menang saat ditahan Bournemouth di Vitality Stadium, Rabu (20/5) dini hari WIB. Hasil itu membuat The Citizens tak lagi mampu mengejar poin The Gunners di puncak klasemen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat skuad Arsenal dan staf klub berkumpul di pusat latihan London Colney untuk menyaksikan laga City, Arteta justru memutuskan pulang ke rumah beberapa menit sebelum kick-off.

Pelatih asal Spanyol itu mengaku tak sanggup ikut menonton karena emosinya terlalu campur aduk.

“Itu salah satu perasaan terbaik yang pernah saya rasakan dalam hidup,” kata Arteta.

“Saya sebenarnya dijadwalkan menonton pertandingan bersama para pemain dan staf di Colney. Tapi saya tidak bisa.”

Arteta merasa dirinya tidak membawa energi yang tepat jika tetap berada di sana. Ia memilih membiarkan para pemain menikmati momen tersebut bersama-sama.

“Saya pergi sekitar 20 menit sebelum pertandingan dimulai. Saya merasa itu adalah momen mereka untuk menikmatinya bersama dan melihat apa yang akan terjadi,” ujarnya.

Sesampainya di rumah, Arteta mencoba mengalihkan pikiran dengan kegiatan sederhana di halaman belakang rumahnya.

“Saya pergi ke taman, menyalakan api, lalu mulai membuat barbecue. Saya sama sekali tidak menonton pertandingan.”

Meski begitu, suasana dari ruang keluarga tetap terdengar samar-samar di telinganya. Hingga akhirnya momen yang ditunggu datang.

“Tiba-tiba keajaiban itu terjadi,” ucap Arteta.

Momen paling emosional datang ketika putra sulungnya, Gabriel, berlari menghampiri sambil menangis.

“Anak sulung saya membuka pintu taman, berlari ke arah saya, lalu memeluk saya sambil berkata: ‘Kita juara, Daddy!’”

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak lama kemudian, dua anaknya yang lain bersama sang istri ikut menghampiri. Arteta mengaku suasana tersebut menjadi momen yang sangat sulit dilupakan.

“Itu sangat indah. Melihat kebahagiaan mereka, karena mereka selalu bersama saya dalam perjalanan ini, rasanya benar-benar magis.”

Halaman Selanjutnya

Keberhasilan ini menjadi gelar Liga Inggris pertama Arsenal sejak musim 2003/2004, sekaligus menandai keberhasilan Arteta membawa The Gunners kembali ke puncak sepak bola Inggris setelah penantian panjang selama 22 tahun.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |