Ciri-ciri Dajjal dan Lokasi Kemunculannya dalam Penjelasan Hadis Nabi Muhammad SAW

1 day ago 4

Senin, 9 Maret 2026 - 18:00 WIB

VIVA – Kemunculan Dajjal disebut sebagai salah satu tanda besar kiamat dalam ajaran Islam. Nabi Muhammad SAW memperingatkan umatnya untuk memperbanyak amal saleh sebelum datangnya sejumlah peristiwa besar, termasuk kemunculan Dajjal, sebagaimana disebutkan dalam hadis riwayat Ahmad yang juga menyinggung tanda-tanda kiamat lainnya.

Dalam hadis tersebut, Rasulullah SAW bersabda agar umat Islam segera beramal sebelum datang enam tanda kiamat, yaitu matahari terbit dari arah barat, kemunculan Dajjal, munculnya asap tebal, hewan melata yang dapat berbicara (dabbah), kematian yang menimpa individu secara luas, serta peristiwa kiamat besar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Fitnah atau godaan yang dibawa Dajjal disebut sangat besar. Karena itu, menurut hadis Nabi Muhammad SAW, seluruh nabi sejak Nabi Adam AS hingga Rasulullah SAW telah memperingatkan umatnya mengenai bahaya kemunculan sosok tersebut.

Rasulullah SAW bersabda bahwa setiap nabi yang diutus Allah telah mengingatkan kaumnya tentang Dajjal. Nabi Nuh AS juga disebut telah memperingatkan umatnya mengenai sosok yang kelak muncul menjelang akhir zaman tersebut.

Dalam sejumlah riwayat hadis, Rasulullah SAW juga menjelaskan perkiraan lokasi kemunculan Dajjal. Ia disebut akan muncul dari suatu wilayah yang berada di antara kawasan Syam (Suriah) dan Irak.

Nabi Muhammad SAW juga menggambarkan ciri-ciri fisik Dajjal. Dalam riwayat hadis, ia disebut sebagai seorang lelaki yang buta pada mata sebelah kanan. Mata tersebut digambarkan seperti buah anggur yang menonjol. Pada bagian keningnya tertulis huruf “kaf-fa-ra” yang dapat dibaca oleh orang-orang beriman, baik yang bisa membaca maupun tidak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam hadis riwayat Bukhari, Muslim, dan Ahmad, Rasulullah SAW juga menceritakan mimpi yang memperlihatkan Nabi Isa AS dan Dajjal. Dalam mimpi tersebut, Nabi SAW melihat seorang lelaki dengan rupa sangat baik, berambut panjang hingga ke bahu, yang kemudian dijelaskan sebagai Nabi Isa bin Maryam.

Setelah itu, beliau melihat sosok lain yang bertubuh tegap dengan rambut keriting dan mata kanan yang buta. Sosok tersebut digambarkan menyerupai seorang lelaki Quraisy bernama Ibnu Qathan. Dalam riwayat tersebut, sosok itu dijelaskan sebagai Al-Masih ad-Dajjal.

Halaman Selanjutnya

Dalam ajaran Islam, Dajjal disebut memiliki kemampuan luar biasa yang dapat menipu banyak manusia. Melalui berbagai peristiwa yang tampak menakjubkan, ia disebut berupaya menyesatkan manusia dan menjauhkan mereka dari keyakinan tauhid.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |