Jakarta, VIVA – Menyusul ditetapkannya kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan HIndayana sebagai tersangka tindak pidana korupsi Makan Bergizi Gratis (MBG), sebuah video rapat komisi IX DPR RI dengan BGN viral kembali
Jauh sebelum kasus ini mencuat, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris sudah mengingatkan soal pentingnya transparansi, akuntabilitas, dan pengawasan ketat dalam pengelolaan anggaran Program Makan Bergizi Gratis.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Nah BGN ini akan punya program digitalisasi yang dianggarkan sebesar Rp 3.1 triliun. bapak harus bisa bertanggung jawab nantinya. Saya tidak mau pengelola BGN hari ini ada masalah hukum di kemudian hari. amit-amit," ujar Charles dalam video yang dikutip.
Kala itu pernyataannya mungkin terdengar seperti kekhawatiran biasa. Namun hari ini, banyak yang menilai peringatan tersebut bukan tanpa alasan.
Ucapan Charles itu kini kembali viral setelah BGN diterpa persoalan hukum yang menyita perhatian publik.
Dalam pernyataannya, Charles menyesali apa yang terjadi di BGN. Menurutnya, hal tersebut telah diingatkan jauh-jauh hari oleh Komisi IX DPR RI
"Kan, sudah dibilangin. Tahun lalu, kami sudah mengingatkan agar pengelolaan uang rakyat di BGN dilakukan secara transparan," katanya.
Kasus Korupsi MBG Dadan Cs: Motor Listrik Rp1 T Tidak Bisa Disita Kejagung, Ini Penyebabnya
Penanganan kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tahun anggaran 2025-2026, di Badan Gizi Nasional (BGN) kembali memunculkan fakta baru.
VIVA.co.id
4 Juni 2026

1 week ago
3














:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6284541/original/079194300_1779159392-unnamed__42_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5575090/original/094355400_1778037587-cropped-6b94bc59-8fb4-4b76-874b-71a6a7262057.jpg)