Jakarta, VIVA – Saat Idul Adha tiba, daging kambing dan sapi hasil kurban menjadi bahan makanan yang banyak diolah di rumah. Namun khusus daging kambing, sebagian orang sering mengeluhkan aroma khas atau bau prengus yang cukup menyengat. Bau ini terkadang membuat sebagian orang kurang nyaman saat memasak maupun menyantap hidangan berbahan daging kurban.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Secara fakta, bau prengus pada daging kambing berasal dari kandungan lemak dan senyawa alami tertentu yang terdapat pada hewan tersebut, terutama pada kambing jantan dewasa. Aroma ini sebenarnya normal dan bukan tanda bahwa daging rusak atau tidak layak konsumsi. Namun jika tidak diolah dengan benar, bau khas tersebut bisa menjadi lebih kuat saat dimasak.
Berikut VIVA rangkum Kamis, 28 Mei 2026, cara menghilangkan daging kurban yang bau prengus secara alami.
Salah satu cara alami yang paling sering digunakan untuk mengurangi bau prengus adalah dengan membuang lemak berlebih pada daging. Lemak kambing diketahui menjadi sumber utama munculnya aroma menyengat. Karena itu, banyak ahli kuliner menyarankan membersihkan bagian lemak putih yang menempel sebelum proses memasak dilakukan.
Selain itu, daging kambing sebaiknya tidak langsung dicuci terlalu lama dengan air. Dalam praktik pengolahan daging, mencuci berlebihan justru dapat membuat aroma khas semakin menyebar dan tekstur daging menjadi kurang baik. Banyak koki lebih memilih langsung merebus atau memarinasi daging dibanding merendamnya terlalu lama di air.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Penggunaan rempah-rempah alami juga terbukti efektif membantu mengurangi bau prengus. Jahe, serai, daun salam, ketumbar, kunyit, hingga bawang putih sering digunakan dalam berbagai masakan berbahan kambing karena memiliki aroma kuat yang dapat menyeimbangkan bau khas daging. Di Indonesia sendiri, penggunaan rempah-rempah pada olahan sate, gulai, atau tongseng memang sudah menjadi teknik tradisional sejak lama.
Jeruk nipis dan lemon juga kerap dipakai sebagai bahan alami untuk membantu mengurangi aroma menyengat pada daging. Kandungan asam sitrat dalam jeruk dipercaya dapat membantu menetralisir bau sekaligus membuat rasa daging lebih segar. Biasanya air jeruk dioleskan sebelum proses marinasi atau perebusan.
Halaman Selanjutnya
Metode perebusan dengan tambahan rempah menjadi salah satu teknik paling umum dalam dunia kuliner. Daging biasanya direbus bersama jahe, daun salam, atau serai untuk membantu mengurangi aroma prengus sebelum diolah menjadi masakan utama. Cara ini banyak digunakan karena cukup efektif tanpa mengubah cita rasa asli daging.

2 weeks ago
15














:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6284541/original/079194300_1779159392-unnamed__42_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5575090/original/094355400_1778037587-cropped-6b94bc59-8fb4-4b76-874b-71a6a7262057.jpg)