Jakarta, VIVA – Nama Said Iqbal kembali menjadi sorotan nasional setelah dipastikan akan dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai Penasihat Khusus Presiden bidang Ketenagakerjaan pada Senin sore, 8 Juni 2026.
Pelantikan dijadwalkan berlangsung di Istana Negara, Jakarta. Kabar tersebut dikonfirmasi langsung oleh Presiden Partai Buruh itu saat dihubungi wartawan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Jam 16.30 WIB dilantik di Istana sebagai penasihat khusus presiden bidang ketenagakerjaan," kata Said Iqbal, Senin.
Menurutnya, informasi mengenai pelantikan tersebut disampaikan langsung oleh Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya pada Minggu malam, 7 Juni 2026.
Penunjukan Said Iqbal menjadi perhatian publik karena selama lebih dari tiga dekade ia dikenal sebagai salah satu tokoh buruh paling berpengaruh di Indonesia. Perjalanannya pun terbilang unik, dari seorang pekerja pabrik di kawasan industri Bekasi hingga kini dipercaya masuk dalam lingkaran Istana Kepresidenan.
Aktivis Buruh yang Memulai Karier dari Lantai Pabrik
Said Iqbal lahir di Jakarta pada 5 Juli 1968. Meski lahir di ibu kota, ia memiliki akar keluarga dari Aceh. Ayahnya berasal dari Pidie, sementara ibunya berasal dari Meulaboh, Aceh Barat.
Sejak muda, Said dikenal sebagai pelajar berprestasi. Ia menyelesaikan pendidikan di SMAN 51 Jakarta pada 1987 dan tercatat sebagai juara umum sekolah.
Setelah lulus SMA, ia melanjutkan pendidikan D3 Teknik Mesin di Politeknik Universitas Indonesia yang kini menjadi Politeknik Negeri Jakarta. Pendidikan sarjana ditempuh di Universitas Jayabaya pada jurusan Teknik Mesin sebelum akhirnya meraih gelar Magister Ekonomi dari Universitas Indonesia pada periode 2003–2005.
Perjalanan aktivismenya dimulai pada 1992 ketika bekerja di sebuah perusahaan elektronik di Kabupaten Bekasi. Saat itu ia aktif di serikat pekerja perusahaan dan dipercaya menjadi pimpinan serikat pekerja.
Momentum reformasi kemudian membuka ruang kebebasan berserikat. Bersama sejumlah tokoh buruh lainnya, Said Iqbal mendirikan Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI), yang kemudian berkembang menjadi salah satu organisasi buruh terbesar di Indonesia.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Menjadi Wajah Perjuangan Buruh Nasional
Karier organisasi Said Iqbal terus menanjak. Pada periode 1999 hingga 2006, ia menjabat sebagai Sekretaris Jenderal FSPMI. Setelah itu, ia dipercaya menjadi Presiden FSPMI dan memimpin berbagai gerakan perjuangan buruh di tingkat nasional.
Halaman Selanjutnya
Namanya semakin dikenal ketika memimpin Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), organisasi yang menaungi berbagai federasi serikat pekerja dari beragam sektor industri.

6 days ago
4














:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6284541/original/079194300_1779159392-unnamed__42_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5575090/original/094355400_1778037587-cropped-6b94bc59-8fb4-4b76-874b-71a6a7262057.jpg)