VIVA – Chelsea membuka era Xabi Alonso dengan kemenangan dramatis. Bertandang ke Craven Cottage, The Blues menundukkan Fulham 3-2 dalam pertandingan yang berlangsung terbuka dan penuh peluang, Selasa, 25 Agustus 2026 dini hari WIB.
Kemenangan tersebut menjadi modal penting bagi Alonso dalam laga kompetitif pertamanya sebagai pelatih Chelsea. Lebih dari sekadar tiga poin, pertandingan ini memperlihatkan gambaran awal mengenai wajah baru The Blues: agresif ketika menyerang, berani bermain vertikal, tetapi masih menyimpan persoalan serius di lini pertahanan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Tiga pemain yang menjadi sorotan utama adalah Joao Pedro, Morgan Rogers, dan Cole Palmer. Ketiganya mencetak gol sekaligus menunjukkan koneksi yang membuat lini depan Chelsea terlihat jauh lebih berbahaya dibandingkan musim sebelumnya.
Chelsea bahkan hanya membutuhkan waktu 31 detik untuk membuka keunggulan. Palmer menerima bola di area depan sebelum mengirimkan umpan terobosan kepada Joao Pedro. Penyerang asal Brasil itu dengan tenang melewati Bernd Leno yang keluar dari sarangnya dan melambungkan bola ke dalam gawang.
Gol tersebut menjadi awal sempurna bagi Chelsea untuk menunjukkan pendekatan permainan yang ingin diterapkan Alonso. Serangan dibangun secara cepat, langsung, dan memanfaatkan ruang di belakang garis pertahanan lawan.
Pelatih Chelsea, Xabi Alonso
Namun, keunggulan cepat tidak membuat pertandingan menjadi mudah. Fulham perlahan menemukan ritme permainan dan mulai memberikan tekanan kepada pertahanan Chelsea.
Pada menit ke-23, Josh King berhasil menyamakan kedudukan. Penyerang Fulham itu melepaskan tembakan dari sudut sempit yang mengejutkan Robert Sanchez di tiang dekat.
Gol tersebut menjadi salah satu pengingat bahwa Chelsea masih memiliki pekerjaan rumah besar di sektor pertahanan. Sanchez beberapa kali terlihat tidak meyakinkan dalam mengantisipasi bola, sementara lini belakang The Blues juga memberikan ruang kepada pemain Fulham untuk mengembangkan serangan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Chelsea tidak membutuhkan waktu lama untuk merespons. Morgan Rogers membawa tim tamu kembali unggul pada menit ke-41.
Proses gol tersebut memperlihatkan salah satu senjata utama Chelsea di bawah Alonso. Maxence Lacroix berani membawa bola dari lini belakang sebelum mengirimkan umpan ke arah Rogers. Pemain yang didatangkan dengan nilai transfer tinggi itu berada dalam posisi bebas dan menyelesaikan peluang dengan baik.
Halaman Selanjutnya
Chelsea memasuki babak kedua dengan keunggulan 2-1. Namun, permainan mereka justru semakin agresif.

44 minutes ago
1
















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9310865/original/081850900_1785378315-cropped-2d7f636b-2380-40cc-a881-ea61c56069f5.jpg)

