Deretan 'Prabowonomics' yang Diungkap Prabowo di WEF: MBG, Kemiskinan, hingga Pertumbuhan Ekonomi

1 day ago 4

Jumat, 23 Januari 2026 - 14:48 WIB

Davos, VIVA – Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss pada Kamis, 22 Januari 2026. Di sana, Prabowo menyampaikan pidato yang disebut dengan istilah 'Prabowonomics'.

Diketahui, 'Prabowonomics' berisi pemikiran, kebijakan hingga capaian-capaian kinerja pemerintahan Prabowo selama satu tahun terakhir.

Sekretaris Kabinet atau Seskab Teddy Indra Wijaya mengatakan 'Prabowonomics' ini merupakan konsep pemikiran Prabowo dari sebelum menjadi presiden hingga kini menjadi kepala negara.

"Intinya beliau akan berbicara mengenai konsep-konsep ekonomi yang beliau pikirkan dan sudah beliau terapkan selama beliau sebelum menjadi presiden dan sejak menjadi presiden hingga sekarang. Dan itu beliau sebut dengan 'Prabowonomics'," kata Seskab Teddy di Bandar Udara London Stansted, Inggris.

Berikut ini merupakan poin-poin pidato terkait 'Prabowonomics' yang disampaikan Prabowo di WEF 2026 Davos.

1. Pertumbuhan Ekonomi

Presiden Prabowo optimis pertumbuhan Indonesia akan mengejutkan dunia. Hal ini didasari pada bukti bahwa ekonomi Indonesia masih tetap tangguh di tengah ketidakpastian global.

“Saya yakin pertumbuhan kami, pertumbuhan ekonomi kami, akan secara signifikan mengejutkan banyak pihak di dunia,” ujar Prabowo.

Sebagai contoh, ia menerangkan bahwa inflasi tahunan Indonesia masih tetap stabil di kisaran 2 persen. Kemudian, pemerintah juga mampu menjaga defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di bawah 3 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Selain itu, Indonesia juga mampu mempertahankan pertumbuhan ekonomi di kisaran 5 persen dalam satu dekade terakhir. 

Di samping itu, Prabowo juga menyoroti International Monetary Fund (IMF) pada November lalu mengatakan bahwa Indonesia merupakan “titik terang” (bright spot) di tengah tingginya ketidakpastian global dan tensi dagang yang kian memanas.

“Dan saya yakin bahwa tahun ini, pertumbuhan (ekonomi) kami akan lebih tinggi,” tuturnya.

Presiden RI Prabowo Subianto di acara WEF 2026 di Davos, Swiss

Photo :

  • Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden

2. Danantara

Prabowo menyebut Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia merupakan mitra yang setara dengan investor global.

Kata dia, posisi tersebut didukung kapasitas Danantara yang kini mengelola aset (asset under management/AUM) sebesar 1 triliun dolar AS, sejajar dengan lembaga pengelola dana global lainnya.

Halaman Selanjutnya

Dengan kapasitas tersebut, Danantara diyakini mampu menjadi mitra utama bagi perusahaan maupun investor dalam membiayai berbagai proyek strategis di Indonesia, khususnya di sektor industri.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |