Lampung Utara, VIVA – Seorang pria berinisial PHP (30) yang masuk daftar pencarian orang (DPO) kasus narkoba tewas dalam baku tembak dengan polisi di Muara Jaya, Kelurahan Kotabumi Udik, Kecamatan Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara.
Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa, 25 Agustus 2026 sekitar pukul 02.45 WIB. Dalam insiden itu, tiga anggota polisi turut mengalami luka.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Kepala Bidang Hubungan Masyaralat Polda Lampung, Komisaris Besar Polisi Yuni Iswandari Yuyun membenarkan adanya penindakan terhadap PHP. Polisi menyebut tindakan tersebut dilakukan setelah pria itu memberikan perlawanan menggunakan senjata api.
"Benar, terjadi penindakan terhadap pelaku penyalahgunaan senjata api di wilayah Lampung Utara. Dalam proses penindakan tersebut terjadi perlawanan menggunakan senjata api sehingga anggota melakukan tindakan tegas dan terukur," kata Yuni.
Kasus ini bermula dari informasi masyarakat terkait dugaan penyalahgunaan senjata api. Petugas kemudian melakukan penyisiran di kawasan Muara Jaya.
Saat berada di lokasi, polisi mendapati adanya kegiatan hiburan musik. Ketika petugas hendak melakukan pengamanan, PHP disebut melakukan perlawanan dengan menembakkan senjata api ke arah anggota.
Situasi kemudian berubah menjadi baku tembak antara PHP dan polisi. PHP mengalami luka dalam kejadian tersebut dan akhirnya meninggal dunia.
Jenazah PHP kemudian dibawa ke Rumah Sakit Maria Regina Kotabumi. Sementara tiga anggota polisi yang terluka menjalani perawatan di Rumah Sakit Handayani Kotabumi.
Ketiga personel tersebut masing-masing berinisial AA, AAC, dan BA. AA mengalami luka tembak pada kaki kanan, AAC mengalami luka gores di bagian pelipis, sedangkan BA mengalami luka tembak pada bagian perut.
"Untuk anggota yang terluka saat ini sudah mendapatkan penanganan medis. Salah satu anggota yang mengalami luka tembak di bagian perut dirujuk ke Rumah Sakit Urip Sumoharjo Bandar Lampung," ujar Yuni.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya satu pucuk senjata api jenis revolver rakitan berwarna chrome dengan gagang cokelat, dua butir amunisi kaliber 9 milimeter, serta tiga selongsong peluru.
Polisi juga mengungkap PHP merupakan DPO Satresnarkoba Polres Lampung Utara. Selain itu, dia diduga memiliki keterkaitan dengan jaringan peredaran senjata api ilegal di wilayah tersebut.
Halaman Selanjutnya
Penyidik masih mendalami asal-usul senjata api yang digunakan PHP serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.

1 day ago
2
















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9310865/original/081850900_1785378315-cropped-2d7f636b-2380-40cc-a881-ea61c56069f5.jpg)

