Sumber : Jakarta, VIVA – Sebanyak 22 Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) di Jawa Tengah meminta Pengasuh Pondok Pesantren API Tegalrejo KH Muhammad Yusuf Chudlori atau Gus Yusuf untuk maju sebagai Calon Ketua Umum (Caketum) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mendatang. Ketua PCNU Kabupaten Semarang KH Ahmad Fauzan mewakili PCNU Jawa Tengah, menegaskan bahwa Permintaan tersebut disampaikan melalui maklumat sebagai aspirasi para pengurus cabang dan masyayikh yang menginginkan kepemimpinan PBNU yang mampu merangkul seluruh elemen NU serta mengembalikan fokus organisasi pada khidmah kepada umat dan jam’iyah. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA "Kami memandang perlu hadir kepemimpinan yang mampu menjadi aras persatuan, merangkul seluruh kader dan kekuatan NU tanpa membeda latar belakang, serta mengembalikan orientasi organisasi sepenuhnya untuk khidmah kepada umat dan jam’iyah,” kata Ahmad di Magelang, Sabtu malam. Menurutnya, para pengurus PCNU menilai NU membutuhkan kepemimpinan yang sejuk dan mampu menjaga keseimbangan di tengah dinamika internal. PBNU diharapkan tidak tersandera konflik, tetapi kembali memperkuat pelayanan melalui pendidikan, pesantren, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, kaderisasi, serta penguatan organisasi hingga tingkat cabang dan ranting. Dalam maklumat tersebut, katanya, juga ditegaskan pentingnya kepemimpinan yang berpegang pada prinsip Ahlussunnah wal Jama’ah an-Nahdliyah, Qanun Asasi, serta nilai dan tradisi para muasis NU. Para pengurus menilai Gus Yusuf memiliki akar kuat dalam tradisi pesantren, pengalaman organisasi, serta kemampuan menjembatani berbagai kelompok di lingkungan NU. Gus Yusuf berterima kasih dan menegaskan bahwa pencalonan adalah soal amanah bukan jabatan. “Saya matur nuwun atas kepercayaan dan dawuh para kiai serta sahabat-sahabat PCNU. Bagi saya, ini bukan soal jabatan, tetapi soal khidmah. Jika para masyayikh dan jam’iyah memang menghendaki dan memberi amanah, Insya Allah, saya siap menjalankannya dengan sebaik-baiknya. Yang terpenting, NU harus kembali guyub, solid, dan fokus melayani umat,” katanya. Ia menyampaikan Muktamar NU harus menjadi momentum memperkuat persatuan. “NU ini pesantren besar kita bersama. Muktamar harus menjadi jalan untuk menyatukan, bukan memisahkan. Siapa pun yang diberi amanah, tugas utamanya adalah membuat NU semakin guyub dan menghadirkan manfaat yang benar-benar dirasakan oleh umat,” katanya. Maklumat dukungan terhadap Gus Yusuf agar bersedia maju sebagai Caketum PBNU itu juga dihadiri oleh Himpunan Alumni Santri Lirboyo, IMAP Itiihadul Mutakhorijin Al-Falah Ploso, Alumni Asrama Perguruan Islam Tegalrojo, dan para kiai sepuh NU dari berbagai bagai kabupaten dan kota di Jawa Tengah. Sebanyak 22 PCNU yang meminta Gus Yusuf maju sebagai Caketum PBNU dan siap mendukung terdiri dari Kabupaten Magelang, Kota Magelang, Purworejo, Temanggung, Wonosobo, Sukoharjo, Boyolali, Karanganyar, Sragen, Cilacap, Salatiga, Demak, Kudus, Kendal, Kabupaten Semarang, Kota Tegal, Kabupaten Tegal, Pemalang, Batang, Kabupaten Pekalongan, Wonogiri, Kota Surakarta. (Ant) VIVA.co.id 18 Juli 2026 Topik Terkait
Jangan Lewatkan
Anggota Komisi I DPR RI Imron Amin penyebaran hoaks dan disinformasi telah berkembang menjadi ancaman nonmiliter yang harus diantisipasi secara serius.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Sumatera Barat, mencatat bahwa warga terjebak akibat derasnya aliran air sebanyak 20 KK dengan 60 jiwa
Sejumlah mantan aktivis mahasiswa dari berbagai organisasi nasional kini bergabung dalam kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gema Keadilan periode 2026–2031.
BMKG meminta warga di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Sulawesi Selatan, meningkatkan kewaspadaan karena potensi guyuran hujan intensitas lebat hingga sangat lebat.
Pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) kini terus dipercepat menuju target ibu kota politik 2028. Puluhan proyek APBN, KPBU, dan investasi swasta kini dikebut.
Terpopuler
Presenter TVRI Papua Barat, Yanto Idorway, diduga hanyut di Air Terjun Memti, Pegunungan Arfak. Tim SAR mulai operasi pencarian bersama personel gabungan.
Anggota Komisi III DPR meminta edukasi hukum bagi masyarakat ditingkatkan untuk menekan konflik antarwarga akibat rendahnya pemahaman hukum dan etika bertetangga.
BMKG memprakirakan hujan lebat hingga sangat lebat berpotensi terjadi di 15 provinsi pada Minggu, 19 Juli 2026. Warga diminta waspada banjir, longsor, dan angin kencang.
Menpan RB Rini Widyantini menyampaikan pesan menyentuh kepada seluruh ASN agar terus menjaga integritas, meningkatkan kompetensi, dan melayani masyarakat dengan tulus.
Selengkapnya Partner
Dokumenter miniseri Taylor Swift, The End of an Era, resmi masuk dalam perbincangan nominasi Emmy Awards 2026, menambah daftar panjang pencapaian dari rangkaian proyek do
Swifties, sebutan bagi penggemar Taylor Swift, tengah dilanda demam teori usai serangkaian petunjuk mengarah pada kemungkinan rilisnya Taylor Swift, Taylor's Version, ver
Banyak film bakal tayang di berbagai saluran televisi nasional pada hari ini. Beberapa film, bahkan waktu tayangnya saling berhimpitan atau bertabrakan.
Selengkapnya Isu Terkini
Cak Imin Jelang Muktamar NU: Semua Ingin Perbaikan dari Kegagalan Pemimpin
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mengatakan banyak tokoh yang menginginkan perbaikan dan pembaruan di tubuh NU jelang Muktamar.
Didukung Mayoritas PCNU Jateng Jadi Caketum PBNU, Gus Yusuf: Ini Buka soal Jabatan
Muhammad Yusuf Chudlori alias Gus Yusuf

3 weeks ago
21
















