VIVA –Kawasan Monumen Nasional (Monas) Jakarta bersiap menjadi saksi sejarah pertunjukan visual paling ambisius tahun ini. Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-81 Republik Indonesia, sebuah pagelaran bertajuk Pyromusical Show megah siap mengangkasa dan memukau ratusan ribu pasang mata. Nantinya dalam acara itu, penonton akan disuguhkan efek visual langka seperti falling leave, crossette, brocade, hingga formasi khusus berbentuk kepakan sayap Garuda yang menyala terang benderang.
Pertunjukkan ini bukan sekadar meluncurkan kembang api biasa ke udara. Pertunjukan ini menuntut akurasi mutlak, di mana ribuan tembakan kembang api harus meledak tepat pada ketukan nada (timing millisecond) dari musik latar lagu wajib nasional HARI MERDEKA yang membahana di Monas pada Senin,17 Agustus 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Menariknya, seluruh koreografi ledakan cahaya berteknologi tinggi ini dirancang oleh Adelio Delta, seorang pyrotechnician berbakat yang baru menginjak usia 15 tahun dan tercatat sebagai pelajar kelas 10, SMA Negeri 1 Ponorogo, Jawa Timur. Remaja jenius ini resmi dinobatkan sebagai desainer kembang api pertunjukkan dengan sinkronisasi musik (pyromusical) termuda di tanah air.
Di bawah arahannya, langit Jakarta akan diubah menjadi kanvas raksasa penuh warna yang menari selaras dengan lagu-lagu kebangsaan dan musik moderen perjuangan.
Adelio Delta membuktikan bahwa batasan usia tidak menghalangi kreativitas tingkat tinggi.Terbukti belasan pyromusical show telah berhasil dikerjakannya sejak 2024.
Dengan jam terbang yang sangat tinggi merancang koreografi kembang api untuk acara-acara besar seperti PON, Peparnas, HUT Kemerdekaan RI, HUT TNI, Hari Bhayangkara, Porprov, dan lain-lainnya serta bersenjatakan Fireworks Firing Sytems kelas dunia dengan software simulasi fireworks tercanggih yang jadi standar pertunjukkan kembang api dunia, Adelio Delta akan merancang transisi warna-warni megah yang merepresentasikan kemerdekaan bangsa ini.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Monas Bersolek Menyambut Malam Puncak sebagai Pusat
Perayaan Rakyat, kawasan Monas dipilih karena areanya yang luas dan memiliki ikon historis yang kuat untuk memancarkan semangat kemerdekaan. Pihak penyelenggara juga terus berusaha memastikan bahwa seluruh sistem keamanan (safety perimeter) telah diperhitungkan secara ketat oleh tim ahli PT Mulia Fireworks Indonesia demi kenyamanan masyarakat yang hadir langsung.
Halaman Selanjutnya
"Kehadiran Adelio Delta di panggung nasional ini menginspirasi generasi muda bahwa ruang kreativitas di era modern kini tanpa batas. Karya monumentalnya di langit Jakarta tidak hanya menjadi hiburan megah bagi warga ibu kota, tetapi juga bukti nyata dari talenta lokal yang siap bersaing di kancah industri hiburan dan efek visual global," kata penyelenggara dalam keterangan resminya.

1 hour ago
1
















