Kecelakaan Kapal Virgo Jadi Sorotan Media Asing, Keselamatan Pelayaran di Indonesia Disorot

1 hour ago 1

Senin, 14 September 2026 - 10:00 WIB

VIVA –Kecelakaan kapal Virgo Transport 8 pada Minggu, 13 September 2026, turut menjadi sorotan sejumlah media asing. Dalam pemberitaan AFP dan AP, kedua media tersebut menyoroti proses evakuasi korban serta aspek keselamatan pelayaran di Indonesia.

Hal ini menjadi perhatian karena Indonesia merupakan negara kepulauan yang sangat mengandalkan transportasi laut. Penggunaan kapal sebagai salah satu moda transportasi juga menjadi hal yang umum bagi masyarakat Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam artikel berjudul Indonesia Continues search for 129 missing after ferry capsizes, 6 bodies recovered, Associated Press (AP) News, portal berita yang berpusat di New York Amerika Serikat ini menginformasikan terkait dengan proses pencarian penumpang korban kapal Virgo Transport 8. Dijelaskan dalam artikel yang mereka rilis Minggu kemarin, setidaknya 108 orang berhasil diselematkan sementara enam orang penumpang dinyatakan meninggal dunia. Operasi pencarian kemudian diperluas di sekitar lokasi terakhir kapal Virgo Transport 8 terdeteksi.

AP News juga menjelaskan bahwa sebelum mengirimkan sinyal darurat nakhoda kapal melaporkan kondisi laut yang buruk dengan gelombang mencapai 3 meter. Nakhoda kemudian melaporkan kapal dalam posisi miring, kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin, I Putu Sudayana. Setelah itu, pihak berwenang menerima informasi bahwa kapal tersebut telah terbalik. Basarnas Banjarmasin mengatakan menerima laporan sekitar dua jam setelah kontak dengan Virgo Transport 8 terputus pada sekitar pukul 02.00 pada Minggu kemarin.

Dalam pemberitaan AP News juga menginformasikan tentang keluarga korban yang berkumpul di pusat komando yang berada di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.  Dijelaskan mereka dalam artikel tersebut bahwa sejumlah keluarga terlihat cemas sambil memeriksa manifes penumpang dan daftar korban yang berhasil diselamatkan. Sementara itu, petugas terus melakukan pencarian untuk menemukan korban lainnya.

Sementara itu, media AFP yang berpusat di Paris Prancis dalam judul One dead, 102 rescued from stricken ferry off Indonesia's Javaj uga sempat menyoroti kesaksian korban selamat yakni Rinto Arahap. Rinto sempat membagikan suasana ketegangan yang terjadi Minggu dini hari saat kapal miring sebelum akhirnya terbalik dan tenggelam. 

"Orang-orang panik. Ada yang naik ke atas meja, ada juga yang saling dorong," kata Rinto Arahap, 33, salah satu korban selamat kepada AFP.

Halaman Selanjutnya

Dia mengatakan banyak penumpang sedang tidur ketika kapal mulai miring sekitar pukul 02.00 pada Minggu. Sekitar lima jam setelah perjalanan dimulai, dia juga mendengar suara yang terdengar seperti bunyi logam patah. Saat gelombang mencapai lebih dari 2 meter, para penumpang mulai berteriak dan berebut jaket pelampung ketika kapal semakin miring.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |