Sabtu, 11 April 2026 - 05:02 WIB
VIVA – Unggahan Menteri Pertahanan Pakistan Khawaja Asif di X yang menyebut Israel "jahat" dan "kutukan bagi umat manusia" tampaknya telah dihapus menjelang pembicaraan antara AS dan Iran akhir pekan ini, dengan Pakistan seuan rumah
Unggahan tersebut, yang kini hilang dari akun Asif di X, menuduh Israel melakukan "genosida" di Lebanon saat pembicaraan perdamaian berlangsung di Islamabad. "Pertumpahan darah terus berlanjut tanpa henti" di Gaza, Iran, dan sekarang Lebanon, kata unggahan tersebut.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Pernyataan itu muncul setelah serangan besar-besaran Israel pada Rabu yang menewaskan sedikitnya 256 orang di Lebanon dan melukai ratusan lainnya.
Kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu langsung memprotes keras dan menyebut unggahan Asif "keterlaluan" dan bukan pernyataan yang "dapat ditoleransi dari pemerintah mana pun, terutama bukan dari pemerintah yang mengklaim sebagai penengah netral untuk perdamaian."
"Seruan Menteri Pertahanan Pakistan untuk pemusnahan Israel adalah hal yang keterlaluan," demikian pernyataan kantor Netanyahu.
Pihak Netanyahu menilai pernyataan Asif, yang merupakan pejabat negara, tidak dapat ditoleransi. "Ini bukan pernyataan yang bisa ditoleransi dari pemerintah mana pun, apalagi dari pihak yang mengklaim sebagai penengah netral dalam upaya perdamaian," lanjutnya.
Islamabad Pakistan Lockdown Jelang Perundingan AS-Iran
Pakistan telah meningkatkan langkah-langkah keamanan di ibu kotanya, Islamabad, menjelang perundingan antara Amerika Serikat dan Iran untuk mencapai gencatan senjata
VIVA.co.id
11 April 2026

2 weeks ago
12



























