Jakarta, VIVA – Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein atau yang akrab disapa Om Zein, tengah menjadi sorotan. Nama kepala daerah yang baru menjabat pada 2025 itu ramai diperbincangkan setelah lagu berbahasa Sunda berjudul "Lalaki Langit Lalanang Bejat" menuai kontroversi.
Lagu yang pertama kali diperkenalkan dalam acara Hajat Bumi di Lingga Mukti tersebut awalnya disebut sebagai bentuk ungkapan rasa syukur. Namun, setelah liriknya beredar luas di media sosial, banyak pihak menilai sejumlah penggalannya mengandung stereotip gender, merendahkan perempuan, hingga menjadikan isu biologis perempuan sebagai bahan candaan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Salah satu kritik paling keras datang dari Atalia Praratya. Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, ia mempertanyakan pesan yang ingin disampaikan dalam lagu tersebut dan menilai liriknya tidak mencerminkan nilai-nilai budaya Sunda yang menjunjung tinggi penghormatan terhadap perempuan.
Di tengah ramainya perbincangan itu, publik pun mulai mencari tahu siapa sebenarnya sosok Saepul Bahri Binzein. Lantas, siapa Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein? Berikut informasi selengkapnya, seperti dihimpun pada Rabu, 1 Juli 2026.
Profil Saepul Bahri Binzein
Saepul Bahri Binzein lahir di Subang, Jawa Barat, pada 14 Agustus 1972. Politikus Partai Gerindra ini lebih dikenal masyarakat dengan sapaan Om Zein.
Ia resmi menjabat sebagai Bupati Purwakarta ke-10 untuk periode 2025-2030 sejak 20 Februari 2025 setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta. Dalam pemerintahannya, Om Zein didampingi Wakil Bupati Abang Ijo Hapidin.
Pada Pilkada Purwakarta 2024, pasangan Saepul Bahri Binzein dan Abang Ijo Hapidin berhasil memenangkan kontestasi dengan memperoleh 251.998 suara atau sekitar 48,48 persen dari total suara sah.
Dalam kampanyenya kala itu, Om Zein mengusung visi Purwakarta Istimewa, slogan yang dikenal memiliki kemiripan dengan jargon yang sebelumnya dipopulerkan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Latar Belakang Pendidikan
Om Zein lahir dan tumbuh di lingkungan keluarga religius serta menghabiskan masa kecilnya di pondok pesantren. Pendidikan dasarnya ditempuh di SDN Simpar 2 pada 1980-1986. Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan ke MTs Matlaul Anwar pada 1986-1989, kemudian bersekolah di MAN Subang hingga lulus pada 1992.
Halaman Selanjutnya
Selanjutnya, Saepul Bahri Binzein menempuh pendidikan tinggi di Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Miftahul Huda dan meraih gelar Sarjana Agama Islam (S.Ag.) pada 1997.

2 weeks ago
13











