Jakarta, VIVA – Gelombang solidaritas masyarakat terhadap YTR, korban dugaan penyekapan dan penganiayaan di Kabupaten Bandung, terus menunjukkan peningkatan. Dana bantuan yang semula berada di kisaran Rp1 miliar, kemudian mendekati Rp2 miliar, kini melonjak hingga mencapai sekitar Rp2,5 miliar.
Perkembangan terbaru itu disampaikan langsung oleh pengacara Hotman Paris Hutapea melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Senin, 29 Juni 2026. Dalam unggahan tersebut, ia memperlihatkan buku rekening khusus yang digunakan untuk menampung donasi bagi YTR.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Sumbangan yang masuk per tanggal 29 Juni 2026, untuk korban Yuvita yang disekap 3 tahun (Rp2,5 miliar)," tulis Hotman Paris sambil menunjukkan buku rekening donasi untuk YTR yang dikutip dari Instagramnya pada Senin, 29 Juni 2026.
Namun bukan hanya nominal donasi yang menjadi perhatian publik. Hotman juga melontarkan sebuah pertanyaan yang memancing banyak tanggapan dari warganet terkait kemungkinan pemanfaatan dana tersebut apabila seluruh kebutuhan korban telah terpenuhi.
"Apakah uang ini sebagian di sumbangkan utk program Pigai (Menteri Ham??)," tanya Hotman Paris di caption Instagramnya.
Unggahan tersebut langsung menuai ribuan komentar. Sebagian besar pengguna media sosial mengapresiasi besarnya kepedulian masyarakat terhadap YTR. Di sisi lain, tidak sedikit yang berharap pengelolaan dana dilakukan secara transparan dan tepat sasaran.
Salah satu komentar ada yang mengapresiasi inisiatif Hotman Paris membuka donasi untuk YTR hingga terkumpul sampai Rp2,5 miliar.
"the power of bang @hotmanparisofficial."
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Ada pula warganet yang mengingatkan agar dana bantuan tidak langsung diberikan sekaligus kepada keluarga korban, melainkan dikelola secara bertahap agar benar-benar digunakan untuk kebutuhan pemulihan.
"Jgn diserahin semua sekaligus.. di manage aja..takutnya kyk kasus agus .. malah dipake2 keluarganya.. dan jg diperjelas dr korbannya dl.. okelah anggota tubuh lain rusak tp suaranya msh ada.. knp ga teriak2 minta tolong.. toh mereka tinggal di perkampungan.. bkn ditengah hutan.. si laki jg ga 24 jam sm dia.. kudu cr uang dan mkn.. kl dibilang jahat bgt nggak jg 1,5thn mereka living together normal2 semua kan baru 1,5thn ini.. kl biadab bgt udh bonyok babak belur ditinggal ditelantarin.. tp si laki ini tiap pindah kemna dia bawa.. kl laki2 lain.. hhmm.. istri sakit2an aja udh pacaran lg.. ga usah sakit istri sehat aja selingkuh.. tp herannya di taufik nggak yah.. sbnrnya dia sayang kok sm cewe ini.. msh dia anter ke rs juga.. walau dia tinggal stlhnya.. artinya msh ada tanggung jawabnya.. cm mmng temperamennya yg tinggi.. jd bang @hotmanparisofficial kepalang udh ikut campur ya hrs diperjelas semuanya.. krn dua2nya jg sama2 salah kok."
Halaman Selanjutnya
Sementara itu, komentar lain menyoroti pentingnya pengawasan terhadap penggunaan dana donasi agar benar-benar menjadi bekal masa depan korban.

2 weeks ago
5











