VIVA – Kerusuhan suporter kembali mencoreng wajah sepak bola Indonesia. Sejumlah insiden yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir membuat DPR RI mendesak pemerintah dan PSSI segera melakukan evaluasi total terhadap tata kelola kompetisi nasional.
Sorotan tajam muncul setelah terjadinya kerusuhan suporter dan perusakan fasilitas usai laga Persipura Jayapura melawan Adhyaksa FC di Stadion Lukas Enembe pada 8 Mei lalu. Sehari berselang, insiden penyalaan flare juga terjadi dalam pertandingan di Sleman dan dinilai mengganggu keamanan laga.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Situasi tersebut dianggap menjadi alarm serius di tengah upaya pembenahan sepak bola Indonesia pasca evaluasi FIFA.
DPR RI menilai berbagai kejadian itu tidak boleh terus berulang karena berpotensi merusak citra sepak bola nasional yang sedang berusaha bangkit menuju kompetisi yang lebih profesional dan aman.
“Situasi ini menjadi perhatian serius karena berpotensi mencoreng citra sepak bola nasional di tengah proses pembenahan tata kelola kompetisi pasca evaluasi FIFA,” tulis DPR RI melalui unggahan resminya.
Wakil Ketua Komisi X DPR RI, MY Esti Wijayati, mengatakan energi besar suporter seharusnya diarahkan menjadi kekuatan positif bagi perkembangan sepak bola Indonesia.
“Energi besar suporter dan generasi muda harus diarahkan menjadi kekuatan positif untuk membangun sepak bola nasional yang berprestasi, berbudaya, dan berkeadaban,” ujar Esti.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi X DPR RI lainnya, Lalu Hadrian Irfani, meminta adanya evaluasi menyeluruh jika persoalan serupa terus berulang dan tidak kunjung terselesaikan.
“Kalau memang pengurus harus dievaluasi total, ya evaluasi pengurusnya supaya selesai. Kemenpora harus mengevaluasi pengurus PSSI, kalau ternyata kepengurusan hari ini dianggap tidak mampu menuntaskan persoalan sepak bola Indonesia. PSSI harus mengambil tindakan tegas, entah itu diskorsing atau entah itu memberikan hukuman yang tegas kepada klub yang melakukan kerusuhan,” kata Lalu.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
DPR juga mendesak pemerintah dan PSSI mengambil langkah konkret untuk memperbaiki tata kelola kompetisi. Mulai dari penguatan sistem keamanan pertandingan, evaluasi pengawasan federasi, hingga pemberian sanksi tegas kepada pihak yang dianggap lalai.
Selain itu, pembinaan suporter juga dinilai menjadi faktor penting agar atmosfer sepak bola Indonesia bisa berubah menjadi lebih sehat dan kondusif.
Halaman Selanjutnya
DPR berharap momentum pembenahan sepak bola nasional tidak berhenti sebatas wacana. Dengan kompetisi yang aman dan profesional, sepak bola Indonesia diyakini bisa berkembang tanpa terus dibayangi kerusuhan di tribun stadion.

3 weeks ago
7














:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6284541/original/079194300_1779159392-unnamed__42_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5575090/original/094355400_1778037587-cropped-6b94bc59-8fb4-4b76-874b-71a6a7262057.jpg)