Dua Perempuan di Lebak Jadi Tersangka Penistaan Agama karena Bersumpah Sambil Injak Al-Qur'an

2 weeks ago 12

Minggu, 12 April 2026 - 00:01 WIB

Lebak, VIVA –Kepolisian Resor (Polres) Lebak mengamankan dua perempuan yang diduga melakukan tindak pidana penistaan agama dengan menginjak Al-Qur'an dan viral di media sosial.

"Pelaku hingga kini masih menjalani pemeriksaan petugas kepolisian," kata Kasi Humas Polres Lebak Lebak Iptu Mustafa di Lebak, Sabtu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Polres Lebak juga meminta warga agar tetap tenang dan tidak terprovokasi atas kasus penistaan agama yang meresahkan masyarakat.

Dia mengatakan pihak kepolisian tidak akan mentolerir segala bentuk tindakan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum, terlebih yang menyangkut isu sensitif seperti agama.

"Kami bergerak cepat dan tegas dengan mengamankan kedua terduga pelaku penistaan agama dan kini dalam proses pemeriksaan secara intensif," kata Mustafa.

Dia menjelaskan peristiwa tersebut terjadi pada Rabu 8 April di Kampung Polotot Selatan, Desa Sukaraja, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak.

Kasus bermula dari adanya dugaan pencurian di sebuah salon milik salah satu terduga pelaku berinisial NR terhadap MT.

Karena tidak adanya pengakuan dari MT, NR diduga memaksa korban untuk melakukan sumpah dengan cara menginjak Al Quran, yang kemudian direkam dan disebarluaskan hingga viral di media sosial.

Akibat perbuatan tersebut, kata dia, muncul reaksi keras dari masyarakat yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas.

Menindaklanjuti kasus tersebut, jajaran Polres Lebak segera mengambil langkah cepat dengan mengamankan kedua terduga pelaku guna mencegah eskalasi situasi," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mustafa menegaskan bahwa proses hukum akan berjalan secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

“Kami pastikan penanganan kasus ini dilakukan secara profesional, transparan dan tuntas," katanya. (Ant)

Echoes of Partnership.

Perempuan Ditegaskan Berperan Penting Perkuat Ketahanan Hadapi Krisis Iklim, Ini Penjelasannya

Peneliti BRIN, Dr. Lilis Mulyani, menekankan bahwa keterlibatan perempuan dalam perhutanan sosial memiliki dampak yang signifikan, baik bagi keberlanjutan ekosistem.

img_title

VIVA.co.id

10 April 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |