Dukcapil Terbitkan 358 Dokumen Kependudukan Korban Gempa Manggarai Barat

4 hours ago 3

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:48 WIB

Jakarta, VIVA – Jajaran Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri bergerak cepat memulihkan dokumen kependudukan warga pascagempa berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur. Dipimpin Sekretaris Ditjen Dukcapil, Hani Syopiar Rustam, Tim Peduli Bencana Kemendagri menggelar layanan jemput bola di Kabupaten Manggarai Barat, Senin 24 Agustus 2026.

Penurunan tim ini merupakan tindak lanjut dari arahan langsung Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Direktur Jenderal Dukcapil Teguh Setyabudi. Mendagri sebelumnya menugaskan Ditjen Dukcapil untuk turun tangan membantu warga yang dokumen kependudukannya hilang atau rusak akibat gempa, seperti KTP elektronik, akta kelahiran, dan kartu keluarga. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya akan segera perintahkan kepada Dirjen Dukcapil untuk koordinasi dengan Dukcapil kabupaten dan provinsi," kata Tito, saat meninjau posko pengungsian di Kabupaten Nagekeo, NTT, pekan lalu.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Dirjen Dukcapil Teguh Setyabudi mengerahkan enam tim unit pelayanan ke tujuh kabupaten terdampak di Pulau Flores. Selain Manggarai Barat, tim teknis Ditjen Dukcapil juga diterjunkan ke kabupaten Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Nagekeo, Ende, dan Sikka.. 

"Dukcapil hadir langsung ke lokasi untuk memastikan pelayanan tetap berjalan dan masyarakat dapat segera memperoleh kembali dokumen adminduk yang dibutuhkan secara cepat, mudah, dan gratis," ujar Teguh.

Setibanya di Labuan Bajo, rombongan Sesditjen Hani Syopiar Rustam langsung meninjau Kantor Dinas Dukcapil Kabupaten Manggarai Barat. Meski gedung kantor mengalami kerusakan berupa retak dinding akibat guncangan gempa, pelayanan adminduk kepada masyarakat dipastikan tetap berjalan normal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam kesempatan itu, Ditjen Dukcapil menyerahkan bantuan hibah sekaligus meminjamkan perangkat teknis untuk menunjang penerbitan dokumen warga di wilayah terdampak. Bantuan hibah yang diserahkan meliputi dua outer atau setara 4.000 keping blangko KTP-el, satu unit perangkat internet Starlink, satu unit SIM card, satu set ribbon, film, cleaning kit, dan kertas A4 80 gram, serta satu unit printer inkjet. Selain itu, diserahkan pula pinjam pakai satu unit alat rekam KTP-el portable atau mobile enrollment.

Hani Syopiar Rustam menyatakan, bantuan sarana ini diberikan agar proses penggantian dokumen warga yang hilang atau rusak akibat gempa tidak terhambat. "Kehadiran kami di Manggarai Barat adalah amanat untuk memastikan pelayanan publik dasar tidak lumpuh. Perangkat Starlink dan alat rekam portable ini kami serahkan agar petugas dinas di daerah bisa bergerak fleksibel ke posko posko pengungsian. Seluruh penggantian dokumen kependudukan warga yang terdampak bencana dipastikan cepat dan gratis," kata Hani.

Halaman Selanjutnya

Asisten III Setda Manggarai Barat, Pius Baut, menyampaikan apresiasi atas dukungan nyata dari Kementerian Dalam Negeri. 

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |