Manchester, VIVA - Harapan Manchester City untuk mempertahankan gelar Premier League kembali membumbung tinggi setelah pemuncak klasemen, Arsenal, secara mengejutkan tumbang 1-2 di tangan Bournemouth. Meski demikian, manajer City, Pep Guardiola, segera memberikan peringatan keras kepada skuadnya agar tidak jemawa.
Stamford Bridge Jadi Penentu Kekalahan Arsenal membuat selisih poin kini berada di angka sembilan. Namun, City memiliki keuntungan besar berupa dua pertandingan lebih sedikit. Guardiola menegaskan bahwa peluang untuk memangkas jarak ini akan sia-sia jika timnya gagal meraih poin penuh saat bertandang ke markas Chelsea pada hari Minggu ini.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Jika Anda tidak menang di Stamford Bridge—yang bukan tempat mudah untuk dikunjungi—mungkin kita tidak perlu mengadakan konferensi pers sebelum laga melawan Arsenal, karena semuanya akan berakhir," tegas Guardiola dilansir dari Independent.
"Semua orang tahu itu. Pemain tahu, dan seluruh Inggris pun tahu."
Target Sempurna: Delapan Laga, Delapan Kemenangan
Dengan delapan pertandingan tersisa, Guardiola menetapkan standar yang sangat tinggi. Ia percaya bahwa hasil imbang sekalipun tidak akan cukup untuk menyalip Arsenal. "Anda harus memenangkan semuanya. Semuanya. Tidak boleh ada satu pun hasil imbang. Lupakan itu," tambahnya.
Optimisme City didukung oleh statistik luar biasa mereka di penghujung musim. Tercatat, City berhasil memenangkan 28 dari 31 pertandingan terakhir mereka yang dimainkan pada bulan April. Guardiola secara berseloroh mengaitkan performa apik ini dengan cuaca musim semi yang membangkitkan semangat timnya.
Takdir di Tangan Sendiri
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Kiper City, Gianluigi Donnarumma, turut mengamini pentingnya laga kontra Chelsea. Menurutnya, hasil di London akan menentukan momentum City sebelum bentrokan langsung melawan Arsenal pekan depan. Jika City mampu menyapu bersih dua laga simpanan dan memenangkan laga di Stamford Bridge, selisih poin secara virtual bisa menyusut drastis dan memberikan tekanan hebat bagi skuad asuhan Mikel Arteta.
Meskipun City sering dianggap memiliki "aura" juara yang bisa mengintimidasi lawan, Guardiola mengingatkan bahwa pengalaman masa lalu tidak akan mencetak gol untuk mereka. Baginya, konsistensi selama 11 bulan kompetisi adalah kunci yang harus mereka buktikan dalam laga-laga krusial di depan mata.
Halaman Selanjutnya
Poin Utama dari Sumber Terbaru:

2 weeks ago
15



























