Erick Thohir Apresiasi Talenta Terbaik Indonesia Jebolan Soccer Challenge All-Stars Tampil ke SingaCup 2026

2 weeks ago 17

Senin, 29 Juni 2026 - 18:36 WIB

VIVA – All-Stars Kudus kembali membuktikan dominasinya di ajang MilkLife Soccer Challenge All-Stars 2026. Tim asal Kota Kretek itu sukses mempertahankan gelar juara usai mengalahkan All-Stars Jakarta lewat drama adu penalti yang menegangkan.

Final yang berlangsung di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, pada Sabtu, 28 Juni 2026, berjalan sengit. Kedua tim bermain imbang tanpa gol selama waktu normal sebelum All-Stars Kudus memastikan kemenangan 4-3 melalui adu penalti. Sementara itu, All-Stars Surabaya mengamankan posisi ketiga setelah menundukkan All-Stars Yogyakarta dengan skor tipis 1-0.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kesuksesan penyelenggaraan MLSC All-Stars mendapat apresiasi dari Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. Menurutnya, turnamen ini menjadi bagian penting dalam membangun fondasi sepak bola putri Indonesia.

Erick menegaskan PSSI telah menyiapkan peta jalan jangka panjang untuk membawa Timnas Putri Indonesia tampil di Piala Dunia Wanita 2035. Ia menilai pembinaan usia dini melalui kompetisi seperti MLSC menjadi langkah nyata untuk mewujudkan target tersebut.

Program Director MilkLife Soccer Challenge, Teddy Tjahjono, juga melihat perkembangan yang sangat positif sepanjang musim ini. Persaingan antartim dinilai semakin merata, kualitas permainan meningkat, dan semakin banyak pemain muda yang mulai serius menekuni sepak bola.

Melihat antusiasme yang terus bertambah, penyelenggara memutuskan memperluas jangkauan kompetisi pada musim depan dengan menambah tiga kota baru, yakni Jayapura, Garut, serta membagi Jakarta menjadi dua regional, Jakarta Timur dan Jakarta Utara.

Tak hanya berhenti di level nasional, para pemain terbaik juga akan mendapat pengalaman internasional. Sebanyak 34 pemain hasil seleksi MilkLife Soccer Challenge All-Stars 2026 akan diberangkatkan ke SingaCup 2026 yang berlangsung di Singapura pada 31 Oktober hingga 7 November mendatang.

Ajang tersebut diharapkan menjadi wadah bagi para pemain muda Indonesia untuk meningkatkan kualitas teknik, mental bertanding, sekaligus menambah pengalaman menghadapi lawan dari berbagai negara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di partai final, All-Stars Kudus dan All-Stars Jakarta sama-sama tampil disiplin sejak menit pertama. Kedua tim saling menyerang, namun rapatnya pertahanan membuat skor 0-0 bertahan hingga waktu normal usai.

Pemenang akhirnya ditentukan lewat adu penalti. All-Stars Kudus tampil lebih tenang dan berhasil mengunci kemenangan 4-3 sekaligus mempertahankan gelar juara MLSC All-Stars.

Halaman Selanjutnya

Kiper All-Stars Kudus, Queisha Sava Azzalfa, mengungkapkan keberhasilan timnya tidak lepas dari latihan intensif menghadapi kemungkinan adu penalti.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |