Jakarta, VIVA – Alasan di balik waktu pernikahan Virgoun dan Lindi Fitriyana akhirnya terungkap. Sang ibunda, Eva Manurung, membeberkan mengapa pernikahan keduanya baru digelar saat usia kandungan Lindi sudah memasuki lima bulan.
Dalam penuturannya, Eva menjelaskan bahwa sebenarnya keluarga sudah sejak awal mendorong keduanya untuk segera menikah setelah mengetahui kondisi tersebut. Namun, keputusan soal tanggal pernikahan justru menjadi alasan utama mengapa momen sakral itu tertunda. Scroll untuk tahu cerita lengkapnya, yuk!
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"(Saat pesta pernikahan usia kandungan Lindi) ya hampir 5 bulan. Jadi gini, kenapa nikahnya agak terlambat. Yaitu, kedua belah pihak minta tanggal, tanggalnya harus di 26-2-26. Jauh sebelumnya sudah ngomong sama saya, mereka excuse me ke saya, bahwa kejadiannya sudah begini, keluarga juga sudah oke, ini semua," ungkap Eva di acara Pagi Pagi Ambyar, dikutip Senin 13 April 2026.
Eva juga membenarkan bahwa pernikahan tersebut memang dilakukan karena Lindi telah lebih dulu mengandung anak Virgoun. Bahkan kini, usia kandungan itu sudah semakin besar.
"Betul (karena sudah berbadan dua). Itu cucu loh. Kalau teman-teman tanya (soal itu) saya selalu bilang ada deh. Sekarang masuk 7 bulan," kata Eva Manurung.
Meski sempat merasa kecewa, Eva menegaskan bahwa dirinya tetap menginginkan anak dan menantunya bertanggung jawab atas situasi yang terjadi. Ia pun sudah sejak awal meminta keduanya untuk segera menikah.
"Berjalannya waktu itu kan berkat, takut cucu saya merasa tertolak. Dari jauh-jauh hari saya sudah minta menikah, keluarga sudah minta mereka menikah, sudah disiapkan, tapi mereka yang menentukan tanggal. Makanya kita duduk manis," kata Eva.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Menurut Eva, keputusan untuk mempertahankan kehamilan dan melanjutkan ke jenjang pernikahan adalah bentuk tanggung jawab yang harus dihargai, terlepas dari kontroversi yang muncul di publik.
"Memang nanti kalau lahir bisa ditutupi? Saya bahagia, Lindi pun 8 tahun berkeluarga nggak pernah hamil, sampai bercerai. Di situ pun dia bicara sama saya, 'Mami jangan marah. Mami begini situasi, dan kondisinya. Minta maaf mami bukan mau mencemarkan nama keluarga'. Saya bilang, 'Mana lebih bertanggung jawab? Hamil ditanggung jawabin atau disuruh gugurin?" tegasnya.
Halaman Selanjutnya
Kini, Eva mengaku telah menerima sepenuhnya kondisi tersebut dan menantikan kelahiran cucunya. Ia berharap tak ada lagi stigma negatif yang menyertai keluarga mereka di masa depan.

1 week ago
15



























