VIVA – Perjuangan luar biasa diperlihatkan petenis muda Thailand, Thanaphat Boosarawongse, pada ajang M-15 Seri Pertama Amman Men's World Tennis Championship 2026 di Nusa Dua, Bali. Berawal dari babak kualifikasi, ia sukses menutup turnamen dengan gelar juara setelah melewati laga final yang menguras tenaga.
Menghadapi petenis Jepang, Ryuki Matsuda, di Lapangan A Nusa Dua, Thanaphat harus bertarung selama dua jam 58 menit sebelum memastikan kemenangan dramatis dengan skor 4-6, 6-3, 7-5.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Final berlangsung sengit sejak awal. Kedua petenis sama-sama mengandalkan permainan reli panjang dari garis belakang sehingga pertandingan berjalan ketat dan penuh adu strategi.
Thanaphat sempat kesulitan menemukan ritme permainan pada set pertama. Sejumlah kesalahan sendiri membuat petenis berusia 20 tahun itu harus menyerahkan set pembuka dengan skor 4-6.
Namun, mental juara yang dimilikinya kembali terlihat pada dua set berikutnya. Petenis Negeri Gajah Putih itu perlahan bangkit, meningkatkan agresivitas permainan, dan mulai mendominasi duel dari baseline. Hasilnya, Thanaphat sukses merebut set kedua dengan skor 6-3 sehingga pertandingan harus ditentukan lewat rubber set.
Memasuki set penentuan, duel berlangsung semakin menegangkan. Thanaphat tampil lebih percaya diri dan terus menekan pertahanan Matsuda. Di sisi lain, stamina petenis Jepang berusia 26 tahun yang kini menempati peringkat 769 ATP mulai menurun setelah pertandingan berlangsung hampir tiga jam.
Momentum tersebut dimanfaatkan dengan sempurna oleh Thanaphat. Ia akhirnya menutup pertandingan lewat kemenangan 7-5 sekaligus memastikan gelar juara M-15 Seri Pertama Amman Men's World Tennis Championship 2026.
Keberhasilan ini terasa semakin istimewa karena Thanaphat harus memainkan tujuh pertandingan sejak babak kualifikasi. Bahkan, sebelum mencapai final, ia juga dipaksa menjalani pertarungan tiga set pada babak perempat final dan semifinal.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Ini pertandingan yang sangat melelahkan. Tetapi semua kerja keras akhirnya terbayar. Dukungan keluarga yang selalu hadir di tribun juga memberikan motivasi besar bagi saya. Ini menjadi kenangan yang sangat indah," ujar Thanaphat usai pertandingan.
Berkat keberhasilan tersebut, Thanaphat berhak membawa pulang hadiah sebesar US$2.160. Sementara Ryuki Matsuda sebagai runner-up menerima US$1.272. Penghargaan diserahkan langsung oleh Area Head BNI Wilayah 8, Prana Mahardika.
Halaman Selanjutnya
Usai berakhirnya seri pertama, turnamen Amman Men's World Tennis Championship langsung berlanjut ke Seri Kedua tanpa jeda. Babak kualifikasi telah dimulai dengan diikuti 32 petenis yang memperebutkan delapan tiket menuju babak utama

2 hours ago
1











