Melihat Trofi Piala AFF 2026, Bepe Langsung Ungkap Luka Lama Timnas Indonesia: Semoga Tahun Ini Rezeki Kita

3 hours ago 1

Senin, 27 Juli 2026 - 05:24 WIB

VIVA – Trofi ASEAN Hyundai Cup 2026 atau Trofi Piala AFF hadir di Jakarta dalam rangkaian Trophy Tour. Kehadiran simbol supremasi sepak bola Asia Tenggara itu kembali membangkitkan harapan publik agar Timnas Indonesia mampu mengakhiri penantian panjang meraih gelar juara.

Harapan tersebut disampaikan dua legenda Timnas Indonesia, Bambang Pamungkas dan Cristian Gonzales, yang turut menghadiri acara Trophy Tour ASEAN Hyundai Cup 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bagi Bambang Pamungkas, trofi itu bukan sekadar pajangan. Ada kenangan pahit yang terus membekas karena Timnas Indonesia berkali-kali gagal mengangkatnya meski sudah beberapa kali melaju hingga partai final.

"Seperti yang tadi Cristian sampaikan, kita optimistis. Dan kalau disebut nama AFF ya yang keluar selalu bergetar," ujar Bambang.

Pria yang akrab disapa Bepe itu berharap era kepelatihan John Herdman menjadi titik balik bagi Timnas Indonesia untuk mengakhiri kutukan tanpa gelar di Piala AFF.

"Karena beberapa kali kita final tapi enggak pernah juara. Jadi insyaallah tahun ini di bawah John, dengan materi yang cukup baik, dengan banyak pemain-pemain muda yang potensial dan memberikan harapan yang baru, semoga tahun ini bisa menjadi rezeki kita, insyaallah," katanya.

Optimisme serupa juga disampaikan Cristian Gonzales. Mantan bomber Timnas Indonesia yang dijuluki El Loco itu meminta seluruh pemain tetap percaya diri menghadapi turnamen, sekaligus memberikan dukungan penuh kepada John Herdman yang menjalani debutnya di Piala AFF.

"Untuk kita seorang pemain kita selalu harus optimistis dan pikir positif. Apalagi ini pelatih baru pertama kali untuk dia di Piala AFF. Semoga mendapat hasil paling baik untuk dia dan juga para pemain," ujar Gonzales.

Meski demikian, Gonzales mengaku sedikit menyayangkan absennya Ricky Kambuaya dari daftar 26 pemain yang dibawa Herdman ke Piala AFF 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya pikir skuad ini cukup bagus. Semua di Indonesia tahu kualitas mereka. Saya cuma sedih karena enggak dipanggil teman saya, Ricky Kambuaya. Tapi pelatih punya alasan, enggak apa-apa, kita harus tetap support terus," ucapnya.

Menanggapi hal itu, Bepe mengingatkan bahwa keputusan memilih pemain sepenuhnya menjadi kewenangan pelatih kepala.

Halaman Selanjutnya

"Materi yang sedang dipanggil berarti adalah yang terbaik menurut John. Kita harus sepakat," tegas mantan kapten Timnas Indonesia tersebut.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |