Jakarta, VIVA – Forum Komunikasi Tokoh Politik mengecam keras pernyataan Ketua Umum Projo, Budi Ari Setiadi soal percepatan pemilu. Menurutnya, pernyataan itu bisa memicu konflik politik.
“Statement tersebut sangat tendensius, bisa memicu konflik politik hingga situasi nasional tidak kondusif,” kata Koordinator Presidium Nasional Fraksi Rakyat, Yudi Syamhudi Suyuti melalui keterangannya pada Kamis, 27 Agustus 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Selain itu, ia menyesalkan pernyataan Budi Arie di tengah pemerintah sedang konsentrasi dan fokus pada penanggulangan musibah gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT), kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan, serta pekerjaan lain yang membutuhkan perhatian serius.
“Mencermati situasi serta perkembangan konstelasi sosial politik nasional yang cenderung dinamis, kita semua perlu menyikapi hal tersebut dengan arif dan bijaksana,” ujarnya.
Untuk itu, Yudi mengingatkan para pengamat politik, tokoh agama, tokoh masyarakat dan pimpinan partai politik agar menahan diri dengan tidak mengeluarkan pernyataan-pernyataan yang bisa memanaskan situasi.
“Kami juga mengajak masyarakat Indonesia untuk mengedepankan persatuan dan kesatuan nasional dengan tetap menjaga sikap kritis secara persuasif dalam semangat konstruktif untuk Indonesia ke depan yang jauh lebih baik,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Yudi meminta kepada Pimpinan BIN dan Polri untuk benar-benar melakukan upaya-upaya konkret dalam konteks preventif atas segala bentuk potensi kerusuhan, serta melakukan tindakan hukum sesuai Undang-undang yang berlaku.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dengan tegas, Yudi menyampaikan Forum Komunikasi Tokoh Politik mendukung Pemerintahan Presiden Prabowo hingga tahun 2029. Untuk itu, ia berharap Kabinet Merah Putih semakin menunjukkan kinerja jauh lebih baik lagi yang didedikasikan demi kemajuan dan kemakmuran rakyat Indonesia.
“Forum Komunikasi Tokoh Politik mendukung kebijakan-kebijakan strategis Presiden Prabowo dalam memberantas tindak pidana korupsi, perbaikan lingkungan hidup, menanggulangi musibah gempa NTT dengan cepat, serta kebakaran hutan di Kalimantan dan Sumatera,” pungkasnya.
Puan Semprot Budi Arie soal 'Percepatan Pemilu': Ikuti Konstitusi!
Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan bahwa pemilihan umum (pemilu) digelar setiap lima tahun. Ketentuan itu, kata Puan, telah diamanatkan dalam UUD 1945.
VIVA.co.id
27 Agustus 2026

1 hour ago
1
















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9310865/original/081850900_1785378315-cropped-2d7f636b-2380-40cc-a881-ea61c56069f5.jpg)

