VIVA – Program bantuan hukum Hotman 911 kembali menjadi sorotan publik setelah muncul perdebatan antara pengacara kondang Hotman Paris Hutapea dan putra sulungnya, Frank Alexander Hutapea. Di tengah kritik yang dilontarkan Frank terhadap program tersebut, Hotman Paris memilih merespons dengan membagikan sejumlah testimoni dari masyarakat yang mengaku pernah menerima bantuan hukum melalui tim Hotman 911.
Unggahan tersebut dibagikan Hotman Paris melalui akun Instagram pribadinya pada Minggu, 19 Juli 2026. Dalam video yang diunggah, terlihat beberapa warga dari kalangan kurang mampu menyampaikan pengalaman mereka setelah memperoleh pendampingan hukum dari tim Hotman 911. Mereka mengungkapkan rasa syukur karena merasa terbantu dalam menghadapi persoalan hukum yang sebelumnya sulit diselesaikan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Hotman Paris menegaskan bahwa program bantuan hukum itu telah berjalan sejak lama dan terus berlanjut hingga sekarang. Menurutnya, pendampingan terhadap masyarakat bukanlah hal baru yang dilakukan oleh timnya.
"Nyata dan menolong para korban sejak puluhan tahun lalu di Kopi Joni lanjut ke Hotman 911," tulis Hotman Paris di Instagram, dikutip Minggu, 19 Juli 2026.
Kemunculan video-video testimoni tersebut terjadi tidak lama setelah kritik Frank Alexander Hutapea ramai diperbincangkan di media sosial. Polemik bermula ketika Hotman Paris memutuskan menjadi kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah.
Keputusan itu memancing beragam komentar dari publik, termasuk pertanyaan mengenai alasan Hotman menerima perkara tersebut meski mengaku tidak mengejar honorarium.
Di tengah perbincangan itu, Frank menyampaikan pandangan yang cukup keras mengenai program Hotman 911. Menurutnya, bantuan hukum gratis yang selama ini dikenal masyarakat lebih banyak dimanfaatkan sebagai strategi membangun citra dibandingkan sebagai bentuk kepedulian sosial.
"Orang miskin itu cuman dijadiin senjata marketing aja. He never really care he only care about being center of attention," kata Frank.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Tak berhenti sampai di situ, Frank juga menyoroti akun media sosial Hotman 911. Ia menilai keberadaan akun tersebut lebih berfungsi sebagai sarana promosi dibandingkan wadah memperjuangkan keadilan bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan hukum.
"Tutup aja ini IG pengais keadilan marketing ala ala buat jualan alcohol di Holywings lebih hina dari hina," sambungnya.
Halaman Selanjutnya
Di sisi lain, video-video yang diunggah Hotman Paris memperlihatkan pengalaman berbeda dari sejumlah penerima bantuan. Beberapa klien mengaku memperoleh pendampingan hukum secara cuma-cuma dan merasa terbantu dalam menyelesaikan persoalan yang mereka hadapi. Mereka menyampaikan ucapan terima kasih kepada Hotman Paris beserta tim karena telah memberikan pendampingan selama proses hukum berlangsung.

3 weeks ago
10
















