Gantungkan Harapan kepada Allah SWT, Sempurnakan Usaha dengan Doa Tawakal Ajaran Rasulullah

1 week ago 2

Minggu, 14 Juni 2026 - 23:50 WIB

VIVA – Bagi seorang Muslim, doa dan ikhtiar adalah dua hal yang senantiasa berjalan beriringan dalam kehidupan. 

Itulah mengapa, setelah mengerahkan seluruh usaha dengan maksimal, langkah krusial berikutnya adalah berserah diri secara total kepada Allah SWT melalui sikap tawakal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Prinsip hidup ini bukan sekadar teori, melainkan keteladanan nyata yang dipraktikkan langsung oleh Nabi Muhammad SAW dalam kesehariannya. 

Bahkan, Al-Qur’an turut mengabadikan momen ketika Rasulullah memanjatkan doa kepasrahan usai berikhtiar. 

Doa tawakal tersebut termaktub dalam Surah At-Taubah ayat 129, yang hingga kini menjadi kompas bagi umat Islam untuk senantiasa menggantungkan harapan hanya kepada-Nya setelah semua usaha selesai ditunaikan.

Berikut doa tawakal yang dicontohkan Nabi Muhammad SAW.

Doa Nabi Muhammad saat bertawakal

حَسْبِيَ اللّٰهُ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَ ۗ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَهُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمِ

Arti: "Cukuplah Allah bagiku. Tidak ada tuhan selain Dia. Hanya kepada-Nya aku bertawakal dan Dia adalah Tuhan pemilik 'Arasy (singgasana) yang agung." 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

(QS At-Taubah: 129)

(kmr)

Ilustrasi pedagang bersyukur dagangan laku

Ikhtiar Lahir Batin, Pedagang Amalkan Doa Penglaris Dagangan Seperti Anjuran Nabi Sulaiman AS

Bagi para pedagang selain berusaha berdagang, pedagang mengimbangkan ikhtiar dengan berdoa. Berikut doa penglaris dagangan seperti dianjurkan Nabi Sulaiman AS

img_title

VIVA.co.id

13 Juni 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |