Gandeng ASPEKPIR, BPDP Lepas Ekspor Perdana 28 Ton Lidi Sawit ke China

2 hours ago 2

Senin, 22 Juni 2026 - 14:54 WIB

Jakarta, VIVA – Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) bersama Asosiasi Petani Kelapa Sawit Perusahaan Inti Rakyat (ASPEKPIR) Indonesia, melepas ekspor perdana lidi sawit yang digelar di gudang PT Arra Setya Abadi di Belawan, Medan, Sumatera Utara, Rabu, 17 Juni 2026.

"Sebanyak 28 ton lidi sawit yang berasal dari perkebunan kelapa sawit di Provinsi Riau, Sumatera Utara, dan Aceh itu, akan diberangkatkan menuju China," kata Analis Divisi Kerja Sama Kemasyarakatan dan UMKM BPDP, Anwar Sadat dalam keterangannya, Senin, 22 Juni 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Produk lidi sawit tersebut dikumpulkan dan diusahakan oleh para petani sawit dan pelaku UMKM, serta Koperasi anggota ASPEKPIR hasil dari rangkaian kegiatan program pemberdayaan UMKM dan Koperasi yang telah diselenggarakan ASPEKPIR dan BPDP.

ASPEKPIR pun menggandeng PT Arra Setya Abadi, sebagai eksportir yang akan memasarkan produk lidi sawit ke pasar internasional. 

Anwar menyampaikan, BPDP telah lama melakukan kegiatan promosi mengenai potensi nilai tambah ekonomi dari produk samping dan limbah kelapa sawit, termasuk lidi sawit. Kerja sama intensif bersama ASPEKPIR dilakukan melalui berbagai kegiatan workshop, dan diseminasi sejak tahun 2024 hingga saat ini.

Rangkaian workshop produksi lidi sawit tersebut telah dilaksanakan di berbagai wilayah antara lain Kabupaten Siak, Kampar, Bengkalis, Muaro Jambi, Belitung Timur, hingga Kabupaten Pasang Kayu, Sulawesi Barat.

"Upaya tersebut dilakukan untuk mengenalkan potensi lidi sawit dan ketersediaan pasokan bahan baku sekaligus meningkatkan kapasitas petani agar kualitas produk sesuai standar pasar ekspor," ujarnya.

Senada, Ketua Umum ASPEKPIR, Setiyono menegaskan, pelepasan ekspor perdana ini merupakan tindak lanjut dari berbagai program pemberdayaan UMKM, yang telah dilaksanakan ASPEKPIR bersama BPDP di sejumlah daerah di Riau dan Sumatera Utara. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, sedikitnya tujuh koperasi anggota ASPEKPIR terlibat dalam penyediaan bahan baku lidi sawit yang diekspor ke China. Manfaatnya kemudian akan dirasakan kurang lebih 2.800 anggota koperasi tersebut. Keterlibatan koperasi tersebut menunjukkan bahwa pengembangan usaha berbasis limbah sawit, mampu menjadi sumber ekonomi baru bagi petani. 

“Ekspor perdana ini membuktikan bahwa lidi sawit yang selama ini kurang dimanfaatkan ternyata memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Kami berharap semakin banyak petani sawit yang tertarik menjadikan pengumpulan dan pengolahan lidi sawit sebagai sumber penghasilan tambahan,” ujarnya.

Halaman Selanjutnya

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Umum ASPEKPIR Setiyono, Analis Divisi Kerja Sama Kemasyarakatan dan UMKM BPDP Anwar Sadat, Direktur Utama PT Arra Setya Abadi Ilham Setiadi, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Sumatera Utara yang diwakili Tsarwah, perwakilan Badan Karantina, Sekretaris Jenderal ASPEKPIR Syarifuddin Sirait, perwakilan sejumlah perguruan tinggi di Sumatera Utara, serta petani dan pengrajin lidi sawit.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |