Jakarta, VIVA – Kegemaran menonton drama China secara online kini dimanfaatkan pelaku kejahatan sebagai sarana menjalankan aksi penipuan digital. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan bahwa modus tersebut menjadi salah satu pola baru yang digunakan untuk menjaring korban melalui berbagai iming-iming keuntungan finansial.
Fenomena ini menjadi perhatian serius regulator seiring meningkatnya laporan aktivitas keuangan ilegal yang diterima sepanjang tahun 2026. Masyarakat pun diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai tawaran yang mengatasnamakan aktivitas menonton drama, investasi, maupun pekerjaan daring yang menjanjikan keuntungan cepat.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK, Dicky Kartikoyono, mengungkapkan bahwa hingga 20 Mei 2026 pihaknya menerima 17.105 pengaduan yang berkaitan dengan entitas ilegal.
Jumlah tersebut menunjukkan aktivitas penipuan digital masih menjadi ancaman serius bagi masyarakat, terutama dengan munculnya berbagai modus baru yang memanfaatkan tren dan kebiasaan pengguna internet.
Modus Drama China Jadi Sasaran Baru Pelaku
Salah satu modus yang kini menjadi perhatian adalah penipuan yang menyusup melalui situs maupun platform yang menawarkan tayangan drama China.
Pelaku memanfaatkan tingginya minat masyarakat terhadap drama asal Negeri Tirai Bambu untuk menarik perhatian calon korban. Setelah berhasil menjalin komunikasi, korban kemudian diarahkan untuk mengikuti sejumlah tugas dengan janji memperoleh komisi atau keuntungan tertentu.
Dalam sejumlah kasus yang ditemukan, korban diminta menonton drama atau film tertentu sebagai bagian dari tugas yang diklaim dapat menghasilkan pendapatan tambahan.
Tidak berhenti di situ, pelaku juga menawarkan pembelian hak cipta film dengan iming-iming keuntungan yang disebut akan diperoleh secara berkala. Skema tersebut kemudian digunakan untuk meyakinkan korban agar menyetorkan sejumlah dana.
Padahal, aktivitas tersebut diduga hanya menjadi kedok untuk menipu dan menguras dana masyarakat.
OJK menilai masyarakat perlu lebih berhati-hati terhadap tawaran yang terdengar mudah dan menjanjikan keuntungan besar tanpa risiko yang jelas.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Ribuan Entitas Ilegal Sudah Ditindak
Menanggapi maraknya aktivitas keuangan ilegal, OJK bersama Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) terus melakukan penindakan terhadap berbagai situs, aplikasi, dan entitas yang terindikasi merugikan masyarakat.
Halaman Selanjutnya
Hingga pertengahan Mei 2026, Satgas PASTI telah menghentikan operasional:

2 hours ago
2










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5575090/original/094355400_1778037587-cropped-6b94bc59-8fb4-4b76-874b-71a6a7262057.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3225899/original/035012600_1599019411-photo-1522844990619-4951c40f7eda__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6585873/original/001610400_1779426788-portrait-asian-woman-exercising-work-out-gym.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7085644/original/043419200_1779866458-0f176e17-f5af-45dd-becb-4bf70012ed3b.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7030163/original/022205500_1779804922-c02ebcc3-6f2d-4b77-b8b7-53a65d092b74.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3426394/original/026891500_1618208519-colorful-soda-drinks-macro-shot_53876-18225.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7178789/original/095628200_1779973255-1.jpg)