VIVA –Korban penyekapan di Bandung, YTR, akhirnya mengungkapkan kondisi terkininya. Dalam percakapan melalui video call bersama Denny Sumargo, YTR mengaku kondisinya mulai membaik setelah kembali bertemu dengan kedua orang tuanya usai mengalami penyekapan dan dugaan kekerasan selama tiga tahun.
"Alhamdulillah sekarang sudah menjadi lebih baik lagi sejak ketemu orang tua dan masih di rumah sakit juga," kata dia dikutip dari tayangan YouTube Denny Sumargo, Senin 22 Juni 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
YTR juga mengaku saat ini jaug lebih tenang. Dia juga sempat menyampaikan rasa rindunya terhadap kedua orang tuanya.
"Sekarang aku sudah merasa tenang karena sudah ketemu sama orang tua. (Paling rindu) mama sama papa," kata dia.
Di sisi lain, YTR mengaku kini sudah mengetahui kondisi fisiknya setelah mengalami penyekapan dan kekerasan selama tiga tahun terakhir. Ia menyadari sejumlah bagian tubuhnya mengalami luka dan kerusakan yang cukup serius akibat peristiwa tersebut. YTR juga mengaku sulit membayangkan apa yang telah dialaminya selama bertahun-tahun. Meski begitu, ia kini berusaha fokus menjalani proses pemulihan sambil mendapatkan perawatan medis di rumah sakit.
"Sekarang kondisinya kakinya bekas, terus matanya nggak bisa lihat telinganya sobek. Sekarang kondisi aku (nggak bisa bayangin) iya," kata dia.
Dalam kesempatan itu, YTR juga menyampaikan keinginannya yakni bisa kembali melihat seperti sedia kala. Dia juga ingin segera kembali bekerja demi bisa membantu keuangan orang tuanya.
Kakak Ipar Ungkap Kondisi Fisik Korban Penyekapan
Kakak ipar korban, Melanie membeberkan bahwa korban mengalami luka parah di sejumlah bagian tubuh akibat dugaan penyiksaan yang dilakukan oleh pelaku TH. Misalnnya di bagian mata sebelah kanan yang mengalami kerusakan.
"(Satu infeksi) iya, satunya mengecil. Sebelah kanan hancur, yang sebelah kiri mengecil," kata dia dikutip dari tayangan YouTube Denny Sumargo, Senin 22 Juni 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Sementara itu, bibir atas korban disebut nyaris hilang setelah digunting dan disilet, sementara sejumlah giginya rusak hingga tanggal akibat pukulan dan benturan benda keras.
"Bibir menurut pengakuan korban digunting, disilet-siletin. Gigi habis semua, ditonjok, rontok semua. Ditonjok, dihantam pakai helm, kursi. (Lutut lukanya dalam) dibacok," sambung Melanie.
Halaman Selanjutnya
Bagian kepala juga mengalami luka parah hingga menyebabkan pembengkakan. Bahkan kepala korban juga sempat mengeluarkan nanah akibat kekerasan yang diterimanya dari pelaku.

3 hours ago
2










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5575090/original/094355400_1778037587-cropped-6b94bc59-8fb4-4b76-874b-71a6a7262057.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3225899/original/035012600_1599019411-photo-1522844990619-4951c40f7eda__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6585873/original/001610400_1779426788-portrait-asian-woman-exercising-work-out-gym.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7085644/original/043419200_1779866458-0f176e17-f5af-45dd-becb-4bf70012ed3b.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7030163/original/022205500_1779804922-c02ebcc3-6f2d-4b77-b8b7-53a65d092b74.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3426394/original/026891500_1618208519-colorful-soda-drinks-macro-shot_53876-18225.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7178789/original/095628200_1779973255-1.jpg)